Prinsip Melakukan Wawancara dan Menjadi Narasumber

Judul        : Teknik Melakukan & Melayani Wawancara
Penulis        : Abdullah Alamudi
Penerbit    : Kaifa
Cetakan     :  2017
Tebal        : 316 halaman
ISBN        : 978-602-0851-86-0
Peresensi    : Al-Mahfud*)


    Kecakapan melakukan wawacancara menjadi hal yang sangat krusial bagi seorang wartawan agar mampu menjalankan tugas jurnalistik dengan benar. Di sisi lain, peran narasumber juga tak kalah penting dalam menentukan sejauh mana proses wawancara bisa berjalan efisien dan akurat. Artinya, menjadi narasumber yang baik pun butuh pengetahuan dan kecakapan khusus. 
    Antara wartawan dan narasumber harus bisa saling memahami satu sama lain. Di buku ini, Abdullah Alamudi memberi panduan tentang bagaimana melakukan wawancara dengan baik, sekaligus melayani wawancara dengan baik. Berbekal pengalaman panjangnya, baik secara akademis maupun sebagai praktisi pers, membuat ulasannya begitu lengkap dan mendalam.

Menolak Terpuruk, Bangkit dan Sukses!

 

 
Kita baru saja memeringati Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1440 H. Tahun baru Hijriyah selalu membawa kita pada renungan tentang momentum hijrah yang dilakukan Rasulullah Saw. dari Makkah ke Madinah. Pada gilirannya, dari tahun ke tahun, pemaknaan hijrah terus meluas, sampai pada upaya berpindah menuju keadaan yang lebih baik. Dalam konteks ini, buku Change Your Destiny menyuguhkan ulasan inspiratif tentang bagaimana orang membangun tekad berpindah dari keadaan terpuruk dalam cobaan menuju keadaan yang lebih baik, penuh semangat dan bergairah dalam hidup.    

Cemas dari Masa Tua

 
“Mengapa pula anak muda menghabiskan waktu sore sendirian? Terlihat menyedihkan.”
Seorang kakek tua menyela lamunanku. Sedikit menyebalkan tapi aku rasa maklum saja orang tua. Aku membalas perkataannya dengan senyum, kurasa itu cukup. Aku ingin menghabiskan sore ini tanpa memikirkan apa-apa, tanpa siapa-siapa, hanya ingin sendiri. Sayang sekali ini taman kedua yang aku kunjungi, tidak ada tempat yang sepi. Tadinya aku berfikir duduk di sebelah kakek tua akan baik-baik saja, terutama kami tidak saling mengenal. 

Berita Terkait

Berita Lainnya :