Sensasi Ekstrim Tapi Asyik


BATU - Ada ketegangan namun juga ada keasyikan ketika Renita Yuliasari, Tenaga Harian Lepas (THL) BPBD Kota Batu ini menjalankan pekerjaannya. Hal tersebut dirasakan oleh Nita, panggilan akrab wanita kelahiran 26 Juli 1996 ini saat melakukan penanganan bencana alam. Meski merasa seram saat berada di lokasi bencana alam, ia merasakan ada keasyikan tersendiri saat melaksanakan tugas kemanusiaan ini.
           Sehingga gadis kelahiran Oku Timur, Sumatera Selatan ini merasa senang dengan pekerjaan yang ditekuninya saat ini.  “Saya merasakan ada sensasi ekstrimnya, seakan kita berada pada sebuah petualangan, dimana harus melakukan pekerjaan kemanusiaan dengan cepat dan terukur, “ ujarnya sambil tersenyum.
         Keseharian Nita bertugas sebagai operator Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Batu. Ia bertugas menerima laporan jika terjadi bencana, dari laporan ini dikelolanya, kemudian dikoordinasikan dengan supervisor. Kemudian dilakukan input data bencana serta penanganannya.
“Penanganan bencananya selalu kita update,” ujar gadis yang juga pernah mengikuti kegiatan pecinta alam di SMA ini. Kini mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Malang (Unisma) ini setiap hari harus banyak menyelesaikan urusan administrasi. Seperti membuat laporan bencana alam.
Dalam setiap kejadian bencana alam yang terjadi, saat ia melihat rekan kerjanya berjibaku dengan segala macam kesulitan yang terjadi saat bencana alam, ia terlihat bangga. Karena ia melihat teman-temannya dengan tulus menyelesaikan setiap tantangan yang terjadi saat itu. “Teman-teman saya luar biasa,” ujar gadis penghobi menyanyi dan berkemah ini. (dan/lim)

Berita Lainnya :