Emi Susiyati, Cinta Jathil Obyokan


BATU - EMI Susiyati adalah penari Jathil Obyokan pertama di Kota Batu. Penari yang juga hobi olahraga silat ini jatuh cinta pada tarian pengiring kesenian Reog Ponorogo. Karena terbiasa melihat dan memainkan, gadis yang akrab dipanggi Shari ini bisa menyatu dengan tarian Jathil Obyokan.
Cara menari Jathil Obyokan  tidak menggunakan kuda lumping, namun hanya sampur. Berawal dari niat melestarikan budaya Jawa, Shari menarikan tarian Jathil Obyokan dalam banyak even.
"Saya dulu hanya senang olahraga silat. Dan sekarang mengenal tarian ini. Saya terus belajar tari Jathilan sesuai dengan pakem dan akhrinya jatuh cinta," ujar Shari.
Ia belajar tari Jathilan Obyokan ini dari teman grup Reog di Ponorogo.  Semangatnya untuk menari, menurutnya bukan untuk mengejar prestasi di dunia seni, namun lebih pada keinginan untuk melestarikan seni daerah dan menghibur masyarakat.
"Saya sangat senang bisa menghibur masyarakat. Jika melihat wajah-wajah puas penonton, semua rasa capek akan hilang," ujarnya. (dan/feb)

Berita Lainnya :