Lacak Jejak Alumni, Unikama Mantapkan Tracer Study


MALANG - Unikama menjadi salah satu Perguruan Tinggi di Indonesia yang berhasil meraih dana hibah pengembangan tracer study bagi para alumninya. Melalui tracer studi tersebut pihak kampus bisa mengetahui sejumlah data alumni yang sudah memperoleh kerja, serta kesesuaian antara bidang studi dengan pekerjaan yang diperoleh.
“Lewat tracer study ini dapat diketahui juga apakah bekal yang diberikan Unikama dapat bermanfaat bagi dunia kerja,” ungkap Kepala Pusat Pengembangan Karir Khairul Bariyah, M.Pd pada Malang Post.
Unikama telah menerima dana hibah terkait tracer study sebanyak empat kali dari Kemenristek Dikti. Untuk memulai tracer study tahun ini, Unikama melakukan evaluasi atau sosialisasi hasil tracer study yang sudah berlangsung pada periode tahun sebelumnya di Ruang Abdul Radjab, Rabu (15/5).
“Ini menjadi sosialisasi hasil tracer study tahun 2018, untuk memulai tracer study baru pada tahun 2019,” sambungnya.
Sosialisasi hasil dan pembukaan pelaksanaan tracer study dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I Dr. Sudi Dul Aji M.Si dan Wakil Rektor IV Umiati Jawas, Ph.D. Hadir juga para Dekan, Kaprodi, hingga Kepala Unit. Sosialisasi hasil tersebut diwarnai oleh berbagai masukan untuk perbaikan pada pelaksanaan tracer study tahun 2019.
Mulai dari sarana media komunikasi paling efektif dalam penerapan tracer study sampai pada bahasan relevansi pekerjaan alumni dengan bidang studi ketika menempuh pendidikan di Unikama.
Sementara itu, pada periode terbaru kali ini diketahui bahwa Kemristek Dikti memberikan instrumen baru dengan tambahan sejumlah aspek. Sehingga menjadikannya berbeda dengan tahun sebelumnya dalam hal pengumpulan laporan.
“Jadi kita dapat instrumen dari Dikti, tahun ini mereka tambahkan beberapa item. Jadi sedikit lebih rumit dibanding tahun sebelumnya ” imbuhnya.
Sejauh ini, diketahui bahwa respon dari para alumni terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2018 sendiri sudah mencapai 34 persen, sedang tahun sebelumnya baru berada pada kisaran 20 persen.
“Kendalanya itu para alumni tak jarang yang berganti nomor, sehingga kita cukup sulit untuk menghubungi. Sedangkan mahasiswa kita berasal dari seluruh wilayah Indonesia,” tandasnya.
Rencana ke depan terkait pengembangan tracer studi oleh Unikama tidak hanya memperoleh data dari para alumni yang telah bekerja, namun juga informasi dari para petinggi perusahaan di mana mereka bekerja.
“Ke depannya kita akan terus kembangkan, intinya Unikama akan terus berupaya menjadi Perguruan Tinggi yang menjamin lulusannya mendapatkan pekerjaan,” paparnya.
Tak hanya itu, nantinya tracer studi yang dikembangkan oleh Unikama akan memberikan infromasi terkait peluang kerja, jika masih ditemui alumni yang belum dapatkan pekerjaan dalam kurun waktu tertentu. Ini sekaligus menjadi jembatan bagi para alumni untuk mengakses informasi terkait dunia kerja. (mg3/oci)