Ditinggal Tarawih, Rumah Terbakar


MALANG – Ini peringatan bagi semua saat meninggalkan rumah. Sebuah rumah di Dusun Panggungwaru Desa Sumberoto Kecamatan Donomulyo, Selasa (14/5) malam terbakar. Api membakar rumah Sayit, 68, warga sekitar. Diperkirakan kebakaran tersebut akibat korsleting arus listrik.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Saat kejadian rumah dalam kondisi kosong. Namun kerugian karena kebakaran ditaksir sekitar Rp 10 juta.
"Hanya bagian ruang tengah serta atapnya saja yang terbakar. Karena saat kejadian, api cepat diketahui warga sekitar dan bisa segera dipadamkan," ujar Kanitreskrim Polsek Donomulyo, Ipda M Arif Karnawan.
Informasi yang diperoleh, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 19.30. Malam itu, korban Sayit sedang pergi ke Masjid untuk salat Tarawih. Jarak Masjid dengan rumahnya tidak jauh.
Ketika rumah dalam kondisi kosong itulah terjadi korsleting listrik yang langsung menimbulkan api. Percikan api tersebut menyambar ke perabot rumah hingga mengakibatkan kebakaran. Beruntung, saat api mulai membesar ada saksi warga sekitar yang mengetahui. Saksi lantas berteriak kebakaran hingga mengundang warga yang ada di masjid. Selanjutnya mereka berusaha memadamkan api bersama-sama dengan menggunakan air seadanya.
Hasilnya api berhasil padam selang satu jam kemudian. Namun beberapa perabot rumah sudah ludes terbakar karena tidak sempat diselamatkan.
"Selain bangunan rumah yang terbakar, beberapa perabot rumah seperti TV, lemari serta kipas angin, juga ludes terbakar," tuturnya.
Sementara itu, Rabu (15/5) siang , pasca kebakaran petugas PMI Kabupaten Malang langsung mendatangi rumah korban. Kedatangan relawan PMI ini untuk memberikan bantuan berupa sembako kepada korban.
"Setiap kali ada musibah, PMI Kabupaten Malang selalu memberikan bantuan paket sembako. Harapannya bisa sedikit membantu mengurangi beban korban kebakaran," jelas Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang Mudji Utomo.(agp/lim)

Berita Terkait