Sugeng Tersangka Pembunuhan


MALANG – Muncratan darah di baju milik korban wanita mutilasi Pasar Besar Malang, menghancurkan kebohongan Sugeng ‘Rombeng’ Santoso, 49 tahun. Warga Jalan Jodipan gang 3 ini tak bisa menepis fakta forensik. Bahwa korban masih hidup ketika lehernya digorok, sebelum arteri di leher menyemburkan darah.
Ya, semua terkuat dari muncratan di bagian kerah dan dada. Fakta ini pula, yang akhirnya membuat Sugeng tak bisa lagi mengelak. Bahwa dia sebenarnya mengeksekusi wanita tanpa nama tersebut di tangga gedung Pasar Besar Malang. Semua alibi yang dia ungkapkan dalam interogasi awal kepada polisi, terpatahkan dengan temuan fakta forensik.

Bersekongkol, Sikat Motor Teman Kerja


PASURUAN – Iwan Subandi, 41, ini tergolong tega. Dia mencuri sepeda motor rekan kerjanya, Edi Alvian, warga Curahwoloh Desa Mojotengah Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasururan. Pelaku tidak sendirian saat melakukan pencurian. Warga Dusun Tumpang, Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan itu bersekongkol dengan dua temannya yang kini buron. Sementara pelaku sendiri, ditangkap petugas Buser Polsek Sukorejo, Jumat (17/5) lalu pukul 20.00.

Maling di SMP An-Nur 2 Bululawang Diringkus


MALANG - Kerja cepat dilakukan Unit Reskrim Polsek Bululawang. Selang sehari setelah mendapat laporan pencurian di dalam ruang kesiswaan SMP An-Nur 2 Bululawang, polisi berhasil menangkap pelakunya, Senin (20/5) dini hari kemarin. Tersangkanya Syahrul Gunawan, 19, Desa Purworejo Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang.
Tersangka yang tinggal di tempat kos di sekitar GOR Ken Arok Kota Malang ini, ditangkap di sekitar Jalan Raya Kota Lama Kecamatan Kedungkandang. Dari tangannya, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Seperti laptop, note book, kamera DSLR, HP, serta motor untuk sarana mencuri.

Berita Terkait

Berita Lainnya :