Wali Kota Luncurkan Aplikasi Sambat Kene Ker | Malang POST

Minggu, 23 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Wali Kota Luncurkan Aplikasi Sambat Kene Ker

Sabtu, 07 Des 2019,

MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus melakukan upaya untuk mempermudah layanan masyarakat. Sabtu (7/12) , Wali Kota Malang Sutiaji meluncurkan aplikasi pengaduan online, yakni Sambat Kene Ker.
Aplikasi tersebut merupakan penyempurnaan dari layanan Sambat, yakni pengaduan masyarakat yang diakses melalui SMS dan website. Aplikasi tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukannya menuju smart city.
"Sekarang masyrakat tidak perlu lama-lama dan tanya ke siapa untuk mengadu. Sekarang sudah cepat melalui aplikasi Sambat Kene Ker. Semua bisa ditangani dengan cepat. Dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan meningkat," kata Sutiaji.
Dia menambahkan, upaya percepatan menuju smart city akan terus dilakukan. Ke depan, ia akan memasang CCTV di setiap OPD untuk memudahkan komunikasi. "Ke depan, kalau rapat saya tidak perlu datang ke kantor dinas. Tapi bisa melalui video conference. Serta, bisa mempermudah untuk mengawasi kinerja dari para ASN yang ada di lingkungan Pemkot Malang," terangnya.
Penerapan pemerintahan digital ini, lanjut Sutiaji juga selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo dengan memfokuskan pemerintah ke depan harus berbasis Digital Melayani (Dilan), yaitu reformasi dalam pelayanan publik berbasis elektronik.
"Saya bersyukur karena jajaran samping juga mendukung program smart city di Kota Malang, ke depan aplikasi di Polresta, di Kejaksaan dan di Kodim juga akan terintegrasi dengan milik Pemkot Malang. Ini akan memudahkan kita dalam memberikan pelayanan pada masyarakat" tambahnya.
Kepala Diskominfo Kota Malang, Tri Widyani Pangestuti menambahkan, aplikasi tersebut akan dikoneksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada. Sehingga, bisa langsung ditindak lanjuti jika terjadi keluhan di masyarakat, seperti jalan rusak hingga pohon tumbang.
"Cukup klik aplikasinya dan cukup sertakan foto apa yang dikeluhkan. OPD terkait akan memberikan respon selama tiga hari hingga tujuh hari dan langsung menindaklanjuti," terang dia.
Pada kesempatan tersebut, perempuan yang akrab disapa Yani itu menjamin, tidak akan ada keluhan masyarakat yang terabaikan. "Nanti akan muncul reminder khusus di masing-masing humas dan pasti tersambung. Aplikasi ini bisa dipantau langsung oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta Sekretaris Daerah Kota Malang," jelas dia.
Sedangkan untuk masyarakat yang gagap teknologi (gaptek) akan diberikan pendampingan khusus yang dilakukan oleh mitra Diskominfo, mulai dari tingkat RT/RW hingga kelurahan. "Kami memiliki Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan pengaduan melalui aplikasi yang ada," beber dia.(tea/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Amanda

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...