Sukses karena Lepas Zona Nyaman | Malang Post

Jumat, 06 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 28 Okt 2019, dibaca : 465 , bagus, linda

Meninggalkan zona nyaman dari perusahaan rokok pada 2014 silam, M. Yusda Asmorokondi SE.,MM nyatanya mampu membuktikan diri. Ia menjadi orang sukses saat ini di usia yang masih terbilang muda. Lima tahun berlalu, Yusda sapaan akrabnya, kini menjabat sebagai komisaris di tiga perusahaan sekaligus. Yakni CV Valentino, CV Sembilan Langit dan PT Lingkar Poros.
Pada 2013 lalu, Yusda bekerja sebagai Tax Audit di Surabaya. Namun hanya bertahan satu tahun. Pada tahun 2014 ia memutuskan melanjutkan studi S2 di Manajemen Marketing FEB UB. Usaha pertamanya rental mobil yang dirintisnya sejak tahun 2015.
“Membuka rental mobil dengan modal 1 mobil baru yang dibeli secara kredit oleh bapak dan dua mobil lama milik keluarga,tapi karena saya pelaku bisnis baru usaha ini gagal,” kata Yusda.

   Baca juga : Gawat, Arema Kena Badai Cedera
Tak berselang lama, ia lantas memutar arah dan berbisnis travel yang melayani perjalanan Malang-Kediri dan Malang-Surabaya. Namun keberhasilan seakan hengkang dari dirinya kala itu, pada akhirnya membawanya pada kondisi merugi dan gulung tikar.
Usaha selanjutnya yang dirintis masih berkutat di bidang jasa, kali ini penyedia kendaraan untuk instansi. Dengan penuh tekad semangat dan keseriusan, usaha ini pun membuahkan hasil. Satu tahun berdiri, total armada yang dimilikinya mencapai puluhan unit serta puluhan karyawan.
Perjalanan yang tak mulus itulah yang kian melambungkan namanya. Kesungguhan dalam segala hal juga sudah seharusnya dimiliki oleh semua orang, khususnya generasi muda saat ini.
“Sesuai dengan isi Sumpah Pemuda itu sendiri, sebagai muda mudi (bertumpah darah satu) kita harus bersungguh-sungguh untuk memperjuangkan tujuan (berbangsa satu),” tegasnya.
Meskipun manusia diciptakan berbeda-beda karakter bidang dan keahlian. Namun harus menjunjung bahasa persatuan sesuai identitas bangsa Indonesia agar menjadi pemersatu. Semangat Sumpah Pemuda juga harus tercermin dalam diri generasi muda sekarang ini, bersungguh-sungguh dan semangat di keahlian masing-masing untuk bersama mencapai tujuan.

   Baca juga : Putri Gus Dur Kagum Pelangi Bangsaku SMAK Kosayu


Ketika tujuan tersebut sudah tercapai, jangan lupa memberikan manfaat setidaknya untuk sekitar atau daerah di mana kita dilahirkan di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda ini, Yusda berharap para pemuda pemudi harus merawat cita-cita ikrar Sumpah Pemuda. Dan mau ikut serta berkontribusi dalam perkembangan dan pembangunan bangsa Indonesia.
“Semoga pemerintah tidak memberikan dinding-dinding sekat dengan muda mudi agar potensi yang kami miliki bisa dikembangkan. Sehingga ikut berjalan berdampingan dalam pembangunan daerah,” tutup mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Malang ini.(lin/red/ary)



Minggu, 01 Des 2019

Kantong Darah Terinfeksi HIV/AIDS

Minggu, 01 Des 2019

Jangan Diskriminasi ODHA

Loading...