MalangPost - Suami Jual Istri Siri untuk Layanan Single dan Threesome

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :

Suami Jual Istri Siri untuk Layanan Single dan Threesome

Sabtu, 18 Apr 2020, Dibaca : 6165 Kali

MALANG – Edan! Pria asal Kota Malang ini tega menjual istri sirinya kepada pria hidung belang. Fandy Achmad, 22, warga Jalan Aris Munandar, Kecamatan Klojen, Kota Malang, menawarkan Mawar (nama samaran istrinya, red), 21, melalui media sosial. Alasannya cukup menggelikan, yakni untuk fantasi kebutuhan biologis serta mencari keuntungan dari menjual tubuh istrinya.


Tidak sekadar berhubungan secara single (tunggal), tetapi Fandy juga menawarkan layanan servis threesome (bertiga). Yakni antara tersangka Fandy, istrinya serta pria hidung belang. Selama ini sudah belasan kali Fandy menikmati uang hasil menjajakan tubuh Mawar, yang dinikahi secara siri pada bulan Februari 2019.


Namun perbuatan Fandy akhirnya terhenti pada 7 April 2020. Setelah Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkapnya di sebuah hotel di Surabaya Selatan. Saat penangkapan, petugas mendapati Mawar bersama dengan seorang pria hidung belang tanpa busana dalam kamar hotel.


PS Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Harun mengatakan, terungkapnya kasus ini berkat Patroli Cyber. Polisi mendapati pelaku menawarkan istrinya di akun media sosial twitter.
"Setelah kami telusuri dan menemukan transaksi seperti ini, langsung kami lakukan penyelidikan. Pada 7 April lalu kami melakukan penangkapan," ungkap Iptu Harun.
Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 2 juta, sebuah ponsel serta baju milik tersangka. Tersangka Fandy sendiri terancam dengan pasal 2 UU RI nomor 21 tahun 2007 tentang PTPPO dan atau Pasal 296 KUHP dan atau 506 KUHP.


Sementara modus yang dilakukan oleh Fandy, dengan menawarkan istrinya melalui media sosial. Ketika ada pria hidung belang yang tertarik, ia langsung melakukan percakapan dan menentukan waktu serta tempat untuk layanan seks tersebut.
Sejak Agustus sampai Desember 2019, tersangka menjual istrinya lebih dari 10 kali. Layanan seks sang istri dibandrol Rp 800 ribu per-jam. Kemudian sejak Januari 2020 hingga tertangkap pada 7 April lalu, ia menawarkan layanan threesome dengan tarif Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta per-jam.
“Tak hanya di Malang, layanan seks tersebut juga kerap dijajakan di luar kota seperti Surabaya. Seperti dalam aksinya yang terakhir, Fandy tertangkap di sebuah hotel di Surabaya Selatan,” terang Harun.


Dalam pemeriksaan, tersangka Fandy membuat pernyataan yang mengejutkan. Alasan dia menjual istri selain motivasi untuk fantasi kebutuhan biologis, supaya lebih seru, tersangka juga mengambil keuntungan dari menjual istrinya. Karenya polisi akan memeriksakan kejiwaan Fandy. Polisi menduga ada kelainan seksual yang dialami tersangka.(sun/bdh/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Redaksi