Malang Post - Songgokerto dan Gunungsari Prioritas Desa Wisata

Senin, 30 Maret 2020

  Mengikuti :


Songgokerto dan Gunungsari Prioritas Desa Wisata

Sabtu, 15 Feb 2020

BATU - Dua desa mendapat support penuh dari Dinas Pariwisata untuk pengembangan desa wisata tahun ini. Keduanya adalah Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu dan Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono mengatakan, tahun ini dua desa wisata yang mendapat support penuh dalam mempromosikan dan pendampingan SDM pengelola desa wisata.
"Tahun ini ada dua desa wisata yang kita dukung dalam memajukan pengembangannya. Pemilihan dua desa/kelurahan dikembangkan karena telah memiliki konsep matang," ujar Imam kepada Malang Post, Sabtu (15/2) .
Selain itu, lanjut dia, dua desa dan kelurahan ini memiliki kunjungan wisatawan cukup banyak. Kelembagaan dan paket wisata juga komplit. Berkaitan dengan kelebihan itu, Dinas Pariwisata memilih dua desa/kelurahan untuk didukung pengembangannya tahun ini.
Dia mencontohkan Kelurahan Songgokerto. Ada banyak destinasi wisata seperti Pemandian Songgoriti, Candi Songgoriti, wisata dirgantara dan juga even tahunan seperti Ngudek Jenang. A da juga batik shining tuli atau batik ciprat yang digarap warga. Kebanyakan penggarap batik adalah penyandang disabilitas dan didukung kelurahan. Begitu juga produk UMKM seperti Kopi Macan asli Songgokerto.
Sedangkan Gunungsari terdapat Petik Mawar, wisata edukasi perah susu dan kandang komunal.
"Jadi Songgokerto dan Gunungsari sudah siap. Kelembagaan dari pemerintah desa/kelurahan, paket wisata, dan partisipasi masyarakat sudah siap. Tinggal kami promosikan dan lakukan pendampingan," bebernya.
Peningkatan dua desa wisata itu diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata setiap tahun. Mengingat tahun 2019, kunjungan wisatawan di Kota Batu mencapai 7,2 juta.
Sementara itu Lurah Songgokerto, Dian Saraswati menyampaikan, pihaknya terus melakukan upaya untuk mendorong kemajuan Kelurahan Songgokerto. Caranya memaksimalkan potensi untuk meningkatkan ekonomi warga. Pihaknya yerus mengangkat potensi sejarah dan budaya melalui pariwisata dan menggelar kegiatan di Candi Songgoriti.
Bidang pertanian, kata dia, masih terjaganya tanaman kopi di Songgoriti. Kopi tersebut sudah manfaatkan warga dengan branding kopi Macan.
"Berbagai program harus selaras dengan visi misi Kota Batu. Desa wisata bisa  terwujud berkat peran serta masyarakat Songgokerto. Karena percuma jika program tidak terlaksana karena tidak ada peran masyarakat," pungkasnya. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdianto

  Berita Lainnya





Loading...