Malang Post - Siswa-siswi SD Insan Amanah Malang Ikuti Khataman dan Imtihan Alquran

Senin, 30 Maret 2020

  Mengikuti :


Siswa-siswi SD Insan Amanah Malang Ikuti Khataman dan Imtihan Alquran

Selasa, 25 Feb 2020

MALANG –149 siswa-siswi SD Insan Amanah Malang mengikuti kegiatan Khataman dan Imtihan Alquran metode UMMI yang disaksikan langsung guru, tokoh masyarakat dan orang tua mereka. Kegiatan yang digelar di Gedung Sasana Samatha Krida Universitas Brawijaya, Sabtu (22/2) akhir pekan lalu itu, untuk menguji kemampuan peserta didik dalam penguasaan bacaan Alquran.
Kepala Sekolah SD Insan Amanah Dr. Suhardini Nurhayati M.Pd menjelaskan, kegiatan itu  untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan hasil pembelajaran Alquran kepada wali murid dan masyarakat. Sekaligus menguji kemampuan peserta didik dalam penguasaan bacaan Alquran, baik secara teori maupun praktik di hadapan umum.
“Ada dua acara, yaitu khataman Alquran dan imtihan atau uji publik, khusus bagi siswa yang sudah mengikuti atau lulus,” kata Suhardini Nurhayati kepada Malang Post.
Dijelaskannya, yang dimaksud uji publik, tamu undangan, guru, wali murid  atau masyarakat dapat menguji langsung kemampuan peserta imtihan. “Ada empat hal yang harus dilakukan sebelum peserta didik itu mengikuti imtihan Alquran, yaitu lulus UMMI jilid 1 sampai 6, lulus tadarus Alquran, lulus ghorib dan tajwid serta lulus turjuman," jelasnya.


Tahapan pembelajaran ini, lanjutnya, ditempuh selama tiga tahun sejak kelas I. Satu tahun pertama para siswa harus mampu menguasai ummi jilid 1 sampai 3. Kemudian di kelas II, siswa menguasai UMMI jilid 4 sampai 6 dan di kelas III siswa harus mampu tadarus Alquran dengan tartil.
Setelah tadarus Alquran minimal lima juz, baru melangkah ke teori dan praktik bacaan ghorib dan tajwid.  Setelah dianggap selesai dan menguasai, guru mengajukan untuk mengikuti munaqosyah yang diuji oleh UMMI Foundation.
“Program membaca Alquran selesai di kelas III, dan ketika kelas IV peserta didik tinggal melanjutkan dan mendalami Alquran dengan memahami arti dan kandungannya dengan pelajaran Qiroatul Kutub,” terangya.
Lebih lanjut dia menegaskan, SD Insan Amanah Malang merupakan sekolah yang mendidik anak untuk cerdas dan berkarakter. “Karena itu dengan adanya korelasi Alquran dan karakter, senantiasa akan selamat di dunia dan akhirat,” harapnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Drs. Totok Kasianto yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan rasa bangganya terhadap SD Insan Amanah, khususnya dalam mendidik siswa dengan pedoman Alquran. Atas nama Pemerintah Kota Malang dia memberikan apresiasi tinggi atas kerjasamanya dengan pihak sekolah terhadap siswa untuk mengembangkan pendidikan spiritual dan karakter.
“Alquran merupakan pedoman kita dalam kehidupan duniawi. Maka dengan pendidikan Alquran sejak dini menjadikan anak tersebut di masa dewasa nanti memiliki karakter yang baik dan kuat ketaatannya kepada Allah,” jelasnya.


Sementara itu, salah satu orang tua wali siswa, Doddy Kurniawan mengungkapkan perasaan harunya atas prestasi putrinya yang telah mengikuti imtihan. “Kami terharu saat melihat anak kami dan teman-temanya saat diuji oleh tamu undangan. Selain itu, saya merasa bangga dan percaya terhadap SD Insan Amanah dalam menekankan pendidikan Alquran dan berkarakter,” ungkapnya. (mp4/sir/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Agiem Cristian

  Berita Lainnya





Loading...