Malang Post - Sisa Lima Slot Pemain di Skuad Singo Edan

Kamis, 09 April 2020

  Mengikuti :


Sisa Lima Slot Pemain di Skuad Singo Edan

Sabtu, 18 Jan 2020

MALANG - Arema FC sudah memiliki 25 pemain dan masih menyisakan lima slot untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2020. Bila tidak ada perubahan regulasi, maka tim Singo Edan masih membutuhkan tiga pemain asing ditambah dua pemain lokal. Arema masih berburu defender asing, striker dan second striker ditambah pemain lokal yang berada di posisi striker pula.
Perburuan pemain Arema dipastikan masih terus berlangsung, seiring sulitnya bek asal Uruguay, Santiago Carrera untuk lolos regulasi. Selain dua nama lokal, dua striker asing yang sedang dibidik, juga masih belum menjalin kesepakatan. Sementara, dua pemain lokal, yang sebelumnya menunggu jawaban Teguh Amirudin dan Wawan Febrianto, dipastikan batal bergabung.
“Saya belum tahu kabar (dua pemain lokal) itu bertahan di klub lama. Kalau tidak bisa, kami cari yang lain,” tutur Pelatih Arema, Mario Gomez.
Dia mengatakan, timnya masih memiliki waktu untuk memilih pemain. Melihat apa yang dibutuhkan tim untuk musim ini. Namun, dia menuturkan, untuk satu pemain lokal akan mencari pemain untuk memperkuat lini serang. Tampaknya, pelatih asal Argentina itu serius mencari pemain berposisi menyerang, seperti Wawan Febrianto.
Sejatinya, saat ini Arema memiliki beberapa alternatif untuk posisi tersebut. Misalkan Kushedya Hari Yudo, Mariando Djonak Uropmabin dan Pandi Lestaluhu yang merupakan rekrutan anyar. Selain itu, Arema juga masih memiliki Dendi Santoso, Ridwan Tawainella dan Titan Agung Bagus Fawwazi. Namun, bisa jadi Gomez berburu pemain berposisi striker murni, sebagai ganti hengkangnya Ahmad Nur Hardianto.
“Lokal saya butuh tambahan di lini serang,” tegas dia.
Satu slot lokal tersisa, Gomez masih akan mempertimbangkan kebutuhan tim. Apakah tetap berburu penjaga gawang, atau mencari pemain di posisi lainnya. Apalagi, saat ini status Israel Wamiau belum jelas, seiring permintaan sang pemain untuk izin balik ke Papua karena urusan keluarga.
Berbeda dengan pemain lokal, Gomez sudah memiliki gambaran posisi pemain yang diincar. Dia menegaskan membutuhkan stopper, striker dan second striker.
“Ganti dari Santiago (bek asing) saya sudah punya rekomendasi,” tuturnya.
Sedangkan pada posisi striker dan second striker, Gomez mengakui mau mencari pemain yang terbaik sesuai dengan kebutuhannya. Akan tetapi, dia termasuk irit bicara dan tidak memberikan clue lainnya.
Termasuk dirinya yang enggan mengomentari perihal Jonathan Bauman atau Ezechiel Ndouassel, apakah masuk dalam daftar incarannya atau tidak. Yang jelas, dia sudah menyiapkan 3-4 nama untuk pemain asing dan kini Arema tengah memburunya.
Namun, saat disinggung mengenai Bauman maupun Ezechiel, dia menyebutkan bila mereka adalah pemain yang bagus. Dirinya mengetahui bagaimana kualitasnya.
“Ya, dia (Bauman) pemain yang sangat bagus. Saya tahu dia. Sudah cukup itu,” tambahnya.
Sementara, Gelandang Arema, Oh In Kyun yang juga mantan anak asuh Gomez kala melatih Persib Bandung, sempat melontarkan kriteria pemain yang cocok dengannya, dan cocok dengan pelatih Arema saat ini. Dia tidak memungkiri, tipikal seperti Bauman dan Ezechiel sangat cocok.
“Kalau untuk striker, saya rasa cocok bekerja sama dengan teman saya di Bandung, Bauman. Dia juga cocok di Arema,” paparnya.
Dia menjelaskan, baik Bauman maupun Ezechiel memiliki kualitas bagus. Akan tetapi, dia tidak mau ikut campur seperti apa rekrutan Arema pada posisi tersebut.
“Dua-duanya punya kualitas bagus. Saya juga mau kalau bisa bereuni dengan mereka. Saya tahu karakter coach Gomez, karena kami pernah bekerja sama di Bandung,” tambah dia.(ley/ary)

Editor : Bagus Ary Wicaksono
Penulis : Stenly Rehardson

  Berita Lainnya





Loading...