Seriusi Kecamatan Baru, Pembahasan Dimulai Bulan Depan

Selasa, 15 Oktober 2019

Jumat, 20 Sep 2019, dibaca : 255 , vandri, kris

BATU - Wilayah Kota Batu bakal bertambah satu kecamatan lagi dari semula tiga kecamatan. Rencana pemekaran kecamatan itu mulai dibahas oleh tim  Bappeda, BKD  dan Bagian Pemerintahan Kota Batu.
Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso MM mengatakan, penambahan satu kecamatan baru berdasarkan berbagai pertimbangan. Di antaranya sesuai syarat pembentukan pemerintah daerah.
"Sebenarnya ini sudah wacana sejak dulu. Karena syarat menjadi pemerintah definitif pada suatu daerah harus memiliki empat kecamatan. Sementara saat ini Kota Batu masih memiliki tiga kecamatan," jelas Punjul.
Ia memaparkan, awalnya membentuk Kota Batu memang hanya tiga kecamatan.  Itu karena penduduknya yang masih masih sekitar 170 ribu jiwa. Namun sekarang, jumlah penduduk Kota Batu sudah mencapai sekitar 220 ribu jiwa. Hal tersebut memungkinkan bentuk kecamatan baru.
Alasan kedua, lanjut Punjul, sebelum Pemilu 2019  Kemendagri menyatakan tidak boleh ada pemekaran wilayah. Namun karena Pemilu telah berlalu, maka sekarang mulai dilakukan kajian kembali.
"Oleh sebab itu saat ini Pemkot Batu kembali mengkaji tahap awal pemecahan wilayah dengan melihat tata ruang dan wilayahnya. Ini biar kami tidak salah," bebernya.
Ia menguraikan beberapa desa dan kelurahan memungkinkan untuk bergabung dalam kecamatan baru. Hanya saja hal itu harus berdasarkan kajian.
Penggabungan beberapa desa dan kelurahan dalam kecamatan baru berdasarkan berbagai aspek. Di antaranya jumlah penduduk. Minimal 15 ribu penduduk per desa atau kelurahan.
Desa dan kelurahan yang ikut dalam kecamatan baru, kata Punjul yakni berpenduduk lebih dari 15 ribu jiwa. Beberapa di antaranya, Kelurahan Sisir yang memiliki  lebih dari 23 ribu jiwa penduduk. Selain itu, Kelurahan Ngaglik dan Temas karena penduduknya lebih dari 20 ribu jiwa.
"Untuk Kelurahan Sisir nantinya akan dipecah menjadi Sisir Utara dan Sisir Selatan. Namun masih menunggu hasil kajian dari tim," imbuhnya.
 Lebih lanjut, Punjul menyampaikan pemekaran kecamatan akan dibahas saat pembahasan APBD tahun 2020 pada Oktober mendatang. Sebab pemekaran kecamatan ditargetkan selesai tiga tahun mendatang.  
"Kami juga mendorong anggota dewan sejalan dengan rencana pemekaran kecamatan ini. Karena bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya. (eri/van)



Senin, 14 Okt 2019

Populerkan Drone untuk Wisata

Loading...