Semangka Disuntik Darah HIV/AIDS | Malang Post

Sabtu, 18 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 04 Des 2019, dibaca : 21319

MALANG - Belum lama ini beredar sebuah informasi di media sosial yang cukup mengejutkan. Sebuah informasi yang dibuat berbentuk narasi dilengkapi tautan web berita dan gambar sebuah semangka ini sempat menjadi bahan pembicaraan.
Pasalnya tautan yang dibuat sebuah akun facebook Ugadagito Kuyai Mana (fb.com/ugadagito.makimee.9) mengunggah beberapa gambar dengan narasi :
“Informasi seluruh warga bangsa Papua
Buah Disuntik Darah HIV/AIDS Tujuan Menghabiskan orang asli Papua"
Disebutkan informasi soal buah semangka yang disuntik oleh darah penderita HIV/AIDS sudah menyebar beberapa tahun itu. Selain keterangan informasi, tampak sebuah foto yang menggambarkan semangka disuntik cairan berwarna merah. Yang waspada semangka yang mengandung AIDS telah terdeteksi di seluruh Meksiko.
“Demi keselamatan Umat, tolong sebar luaskan. Jika Anda melihat buah-buahan yang di dalamnya mengandung warna merah di dalamnya tidak usah dimakan karena sekelompok orang menyuntik buah dengan darah yang mengandung HIV dan AIDS dengan tujuan membunuh jutaan orang di seluruh bangsa Papua’’
Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan terhadap gambar yang diunggah oleh akun itu, ditemukan fakta bahwa klaim “Buah semangka Disuntik Darah HIV/AIDS Tujuan Menghabiskan orang asli Papua” sama sekali tidak benar.
Sumber klaim mengunggah potongan dari video program acara “Buser Investigasi” milik stasiun televisi swasta nasional SCTV yang tayang pada Jum’at, 15 November 2019 Pukul 06:00. Judul tayangan tersebut adalah “Buser Investigasi : Suntik Semangka Sakit”.
Namun dalam tayangan tersebut, sama sekali tidak ada pernyataan bahwa buah semangka itu disuntik dengan darah HIV/AIDS. Cairan yang disuntikkan ke dalam buah semangka itu adalah cairan wantex, atau pewarna pakaian.
Tindakan penyuntikan ini sengaja dilakukan oknum pedagang semangka curang yang menyuntikkan cairan khusus pada buah semangka muda agar terlihat merah segar dan terlihat sudah matang. Cairan yang dimaksud adalah pewarna pakaian atau yang biasa disebut wantex.
Penyuntikan ini tidak hanya dilakukan terhadap buah semangka yang berwarna merah, melainkan juga terhadap semangka yang berwarna kuning dengan maksud dan tujuan yang sama.
Ciri-ciri semangka hasil suntikan ini adalah rasanya yang tawar serta warna merah atau kuning yang terlalu mencolok dan tidak sempurna bulat pada daging buah. Sementara untuk isu buah yang disuntik dengan darah HIV/AIDS sendiri sudah sering dibantah karena klaim tersebut tidak memiliki kredibilitas ilmiah apapun. Karena virus pun tercatat tidak dapat bertahan lama di luar tubuh. Baik paparan asam udara dan asam mematikan virus.
Sementara itu, dalam laman Centers for Disease Control and Prevention dari U.S. Department of Health & Human Services disebutkan soal yang anak-anak mengonsumsi makanan yang telah dikunyah oleh pengasuh yang terinfeksi HIV. Namun kasus-kasus semacam ini langka terjadi. Sampai dengan saat ini, HIV diketahui belum menyebar melalui makanan.
Hasil yang dapat disimpulkan adalah kabar berantai pisang mengandung darah HIV/AIDS adalah informasi yang salah. Hal yang sama turut terjadi dengan informasi yang menggunakan jenis buah berbeda. Sumber yang dapat diidentifikasi sebagai kabar pertama bermula bermodelkan laman palsu. (ica/lim)

Editor : halim
Penulis : Sisca






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...