MalangPost - Satu Pasien Positif Corona Kabur

Senin, 10 Agustus 2020

  Mengikuti :

Satu Pasien Positif Corona Kabur

Senin, 06 Jul 2020, Dibaca : 3648 Kali

BATU –  Perangkat Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu dibuat bingung oleh satu pasien positif Covid-19 kabur saat akan dievakuasi tim Satgas Covid-19 Kota Batu ke tempat isolasi. Pasien berjenis wanita itu sampai hari Minggu (5/7/2020) kemarin masih dalam pencarian.

‘’Ini  sedang kami cari. Bagi yang berada di shelter akan terus dipantau pihak pemerintah desa, dan jika diperlukan akan membantu kebutuhan logistik," kata Kepala Desa Beji, Deny Cahyono.

Sebelumnya yang bersangkutan mengikuti uji swab di Desa Beji. Selama ini pasien wanita itu berdomisili di Karangploso, Kabupaten Malang. Di Beji sendiri ada penambahan tiga orang, namun  dua pasangan suami istri sudah dievakuasi.

Dalam catatan Malang Post, di Kota Batu jumlah terkonfirmasi positif Covid-19  bertambah  13 orang. Terhitung per tanggal 4 Juli, total pasien positif berjumlah 79 orang dari sebelumnya  66 pasien positif Covid-19. Klaster penularan masih didominasi dari lingkup keluarga. 10 orang yang dinyatakan positif Covid-19 dievakuasi ke shelter Hotel Mutiara Baru, Sabtu kemarin.

Berdasarkan data sebaran Covid-19, penambahan kasus terkonfirmasi positif berada di Kecamatan Junrejo, yakni Desa Beji, Desa Tlekung dan Desa Mojorejo. Serta Desa Sumberejo, Kecamatan Batu dan Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji.

Sedangkan di Desa Mojorejo dikonfirmasi ada tambahan tujuh orang dinyatakan positif. Tiga orang di antaranya tertular dari keluarganya yang berstatus PDP dan telah meninggal, 20 Juni lalu.  Ketiganya menjalani tes swab beberapa hari kemudian dan dinyatakan positif. Tiga pasien lainnya juga tertular dari salah satu anggota keluarganya. Keenam orang tersebut saat ini diisolasi di shelter Hotel Mutiara Baru. Sedangkan 1 lainnya dirawat di rumah sakit karena memiliki penyakit bawaan.

Kepala Desa Mojorejo, Rujito mengatakan petugas membawa keenam pasien positif  ke tempat isolasi pada Sabtu pagi. Rujito menghimbau agar masyarakat tak mengucilkan mereka yang terjangkit karena Covid bukan aib. Dan pastinya tidak ada satu pun yang ingin terjangkit.

Ia pun merasa lega karena keenam pasien berbesar hati untuk dievakuasi ke shelter Hotel Mutiara Baru untuk menjalani isolasi mandiri. Menurut Rujito, kesediaan mereka dievakuasi di shelter mendapat apresiasi dari warga lingkungan sekitar.

Rujito mengaku  situasi saat ini berbeda dengan pasien positif Covid-19 di Desa Mojorejo, beberapa bulan lalu. Pasien yang diketahui sebagai pejabat di lingkungan Pemkot Batu enggan dibawa ke shelter dan memilih menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Sehingga warga ikut cemas jika nantinya menjangkiti anggota keluarga lainnya. (ned)

Editor : Redaksi
Penulis : neda