Satu Karyawan Luka Bakar 75 Persen | Malang POST

Senin, 24 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Satu Karyawan Luka Bakar 75 Persen

Kamis, 19 Sep 2019,

NYARIS LUDES: Petugas dibantu warga sekitar ketika berusaha memadamkan api yang membakar industri sangkar burung. Dan korban Anton yang mengalami luka bakar skeitar 75 persen.

Industri Sangkar Burung Terbaka

MALANG - Kerugian mencapai Rp 300 juta akibat kebakaran yang melanda home industri sangkar burung di Jalan Wirasentanan Desa Gedog Wetan Kecamatan Turen, Kamis (19/9) siang. Selain itu, seorang karyawan harus mengalami luka bakar yang cukup serius.
Korbannya adalah Anton, 27. Warga Desa Jambangan Kecamatan Dampit.  Karyawan ini mengalami luka bakar hingga 75 persen di sekujur tubuhnya. Setelah sempat dirawat di Puskesmas Turen, korban langsung dirujuk ke RSSA Malang. "Luka bakar yang dialami oleh korban mencapai 75 persen. Korban juga langsung mendapat perawatan intensif," ujar Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Soleh Mashudi.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30. Bermula dari korban Anton, mengaduk campuran tiner dengan cat dalam kaleng menggunakan alat bor. Ketika sedang asyik mengaduk, tiba-tiba mesin bor yang digunakan mengalami korslet dan menimbulkan percikan api.
Percikan api tersebut menyulut adukan tinner dan membakar tubuh Anton. Saksi Saiful, yang melihat itu lantas berusaha memadamkan api yang membakar tubuh korban. Sedangkan sebagian karyawan lainnya yang panik, berusaha memadamkan api dengan air seadanya.
Namun bukannya padam, api malah membesar. Apalagi di lokasi juga banyak barang yang mudah terbakar. Sehingga api dengan cepat membesar dan membakar bangunan rumah. Warga sekitar yang mengetahui kebakaran, langsung berdatangan untuk membantu memadamkan api. Sedangkan sebagian warga lainnya, melaporkan ke petugas Polsek Turen. Termasuk menghubungi petugas PMK Kabupaten Malang.
Tiga unit armada dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Sekitar hampir dua jam bersusah payah, api akhirnya berhasil dipadamkan. Namun bangunan rumah serta beberapa barang berharga sudah ludes terbakar. "Penyebab dugaan sementara karena terjadi korsleting listrik. Namun kami masih terus menyelidiki dengan meminta keterangan saksi-saksi," jelas mantan Kanitreskrim Polsek Dampit ini.(agp/lim)

Editor : halim
Penulis : agung

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...