Produksi Meningkat Berkat Teknologi Buatan Dosen Unmer

Rabu, 16 Oktober 2019

Rabu, 02 Okt 2019, dibaca : 42 , rosida, adv

MALANG - Tiga dosen dari Universitas Merdeka (Unmer) Malang yakni Ir. Hery Budiyanto, MSA, PhD., Harril Brimantyo, SAB, MAB dan Dr. Erna Winansih, ST, MTmemberikan pendampingan untuk membantu pengembangan bisnis para pelaku usaha kecil menengah (UKM). Kegiatan tersebut merupakan salah satu Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh Unmer Malang dengan sasaran UKM Industri kreatif bidang kerajinan rangka penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna.
Dosen Arsitektur Unmer Malang Ir. Hery Budiyanto, MSA, PhD. Mengatakan, dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, UKM produk kreatif harus siap bersaing dalam ekonomi global.
“Untuk itu perlu adanya pengembangan produk kreatif UKM yang mempunyai nilai ekonomi dan daya saing tinggi serta mampu menyerap tenaga kerja sehingga dapat menekan angka pengangguran dan kemiskinan,” kata dia.
Tempat usaha yang terletak Jalan Bantaran Gg 4A Malang bernama Craft Chayo salah satu sasaran yang telah menjadi program kemitraan oleh ketiga dosen dari Unmer Malang. Usaha ini bergerak dalam bidang produksi Gift box (kotak kado dan kotak kemasan).
Neni Tantowi, Owner Chayo Craft telah lima tahun dalam memproduksi berbagai jenis kotak kado, kotak hantaran, kotak bungkus kado, dan lain-lain. Saat ini usahanya telah berkembang dengan pasar di seluruh Indonesia, bahkan beberapa kali mengirim produk ke Malaysia.
Sementara itu, pengerjaan pembuatan giftbox menggunakan peralatan sederhana yaitu gunting, pisau cutter, dan lem kertas. Permasalahan yang dialaminya adalah dengan banyak pesanan gift box, Chayo Craft kewalahan untuk memenuhinya sehingga perlu alat untuk mempercepat produksi.
“Saya sering kewalahan bahkan sampai tidur larut malam apabila mendapatkan pesanan yang banyak oleh pelanggan, sedangkan produksi gift box ini hanya menggunakan alat yang sederhana,” ungkap perempuan yang akrab disapa Neni kepada Malang Post.
Berdasarkan diskusi dengan Owner Chayo Craft, Tim PKM Unmer Malang berhasil membuat alat untuk meningkatkan produktivitas pembuatan kotak kado berupa alat plong karton bertenaga dongkrak.
Heri mengatakan, alat ini berupa alat plong yang menggunakan sebuah dongkrak truk dengan kekuatan 32 ton untuk menekan plat baja. “Dengan pisau plong yang sudah dipersiapkan menggunakan pola sesuai desain kotak kado, maka alat ini mampu mengeplong kertas karton rangkap  10 dengan waktu yang cepat serta mengoperasikannya sangat ringan,” jelasnya.
Dengan adanya alat tersebut Neni mengungkapkan rasa terima kasih kepada Unmer Malang yang telah memberikan inovasi teknologi baru sebagai alat bantu dalam memproduksi gift box. Menurutnya, dengan menggunakan alat ini Ia bisa memproduksi gift box ini dalam sehari hingga 60 pcs yang sebelumnya sehari hanya bisa 20 pcs.
“Alat ini sangat membantu sekali dalam produksi, tidak hanya itu alat ini juga lebih mudah, ringan dan cepat bahkan membuat kami semakin berkembang terus dalam meningkatkan produktivitas,” ujarnya.
Lebih lanjut Heri menambahkan, alat plong karton bertenaga dongkrak ini selama pendampingan 10 bulan terakhir telah meningkatkan produktivitas Chayo Craft hingga tiga kali dibanding cara pemotongan manual.
“Dengan alat ini Chayo Craft tidak risau lagi apabila menerima pesanan dalam jumlah banyak,” pungkasnya. (mp4/adv/oci)



Selasa, 15 Okt 2019

Timnas Makin Terpuruk

Selasa, 15 Okt 2019

Belajar Sabar dan Bijaksana

Loading...