MalangPost - Prodi Pendidikan Biologi UMM, Kembali Raih Predikat Terbaik

Kamis, 16 Juli 2020

  Mengikuti :

Prodi Pendidikan Biologi UMM, Kembali Raih Predikat Terbaik

Selasa, 02 Jun 2020, Dibaca : 1917 Kali

MALANG - Ketua Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM, Dr. Iin Hindun, M.Kes, merasa bahagia lantaran prodi yang dipimpinnya kembali mempertahankan posisi terbaik atau skor tertinggi SINTA tahun 2020. Sebelumnya Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM berada pada posisi yang sama tahun 2019.


Berdasarkan update terbaru indikator publikasi ilmiah yang terdaftar di portal SINTA (Science and Technology Index) Kementerian RISTEK-BRIN bulan Mei 2020, Prodi Pendidikan Biologi FKIP-UMM memperoleh skor 164 untuk 5-year score (skor lima tahun terakhir) dan 602 untuk all year score (skor total tahun).
Capaian tersebut menjadi kado indah di masa pandemi, mengingat skor ini melampaui prodi serupa di PTN/PTS semisal Universitas Negeri Makassar (urutan kedua, skor 80) dan Universitas Maratam (urutan ketiga, skor 71).
“Skor ini jauh melampaui Prodi Pendidikan Biologi di kampus-kampus negeri. Bahkan dengan urutan kedua saja selisih 50 persen,” ujarnya.


Sementara itu Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Semarang, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Jember, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Negeri Jogjakarta berturut-turut menempati urutan keempat sampai kesepuluh.


Dekan FKIP-UMM, Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes menegaskan bahwa SINTA menjadi indikator capaian publikasi Ilmiah perguruan tinggi. SINTA merupakan portal yang berisi pengukuran kinerja ilmu pengetahuan dan teknologi, baik kinerja peneliti dan penulis (author), kinerja jurnal, dan kinerja institusi.


Portal tersebut dibuat untuk mewadahi hasil penelitian yang sudah dipublikasikan secara online sehingga orang yang dapat berkontribusi di Portal SINTA adalah para peneliti dan dosen. Semakin rajin dosen-dosen publikasi, maka akan meningkatkan skor.
“Skor itu sejatinya menggambarkan bahwa penelitian yang dilakukan dosen telah disebarluaskan ke publik, baik skala lokal maupun internasional sehingga diharapkan memiliki kontribusi nyata bagi kemajuan IPTEK Indonesia maupun dunia,” ujar pria yang juga anggota BSNP itu.


Ia turut menyampaikan kebanggaannya terhadap berbagai capaian Prodi Pendidikan Biologi ini. Menurutnya, selain telah memperoleh Akreditasi A, Prodi ini telah memperoleh rekognisi internasional berupa sertifikasi dari ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA). Bahkan, inilah Prodi Pendidikan Biologi pertama di Indonesia yang memperoleh seritifikasi tersebut. Prodi tersebut juga mengelola Jurnal terakreditasi SINTA 2 dan terindeks internasional, yang tahun ini telah didaftarkan ke pengindeks SCOPUS.
Salah satu dosen muda di Prodi Penddikan Biologi UMM Husamah, S.Pd., M.Pd., membeberkan rahasia mengapa prestasi itu mampu dicapai. Menurutnya, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang aktif mendorong semua dosen untuk penelitian dan publikasi.


Kewajiban itu tidak hanya untuk dosen senior, tetapi juga dosen muda yang memiliki banyak energi. Kolaborasi dosen senior dan dosen muda terus digalakkan. Secara khusus institusi menyediakan dana blockgrant, selain dana penelitian-pengabdian yang disiapkan oleh universitas.
“Mahasiswa juga dilibatkan dalam penelitian dan publikasi, sehingga mereka memiliki pengalaman level internasional, yang tidak banyak dimiliki oleh lulusan dari perguruan tinggi lain,” katanya. (imm/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Imam Wahyudi