Pilkades Serentak, Perangi Ujaran Kebencian dan Politik Uang

Jumat, 18 Oktober 2019

Rabu, 18 Sep 2019, dibaca : 231 , vandri, kris

BATU - Jangan coba-coba melakukan ujaran kebencian dan praktik politik uang selama Pilkades serentak. Pengawas Pilkades dan aparat keamanan mengawasi secara ketat. Bahkan para calon kepala desa (cakades) juga dipantau aparat keamanan.  
Peringatan itu disampaikan Camat Batu, Yopi Supriadi S.Sos dalam deklarasi damai Pilkades serentak di wilayahnya. Deklarasi digelar di Pendopo Senopati Praja, Kecamatan Batu, Rabu (18/9).
Saat deklarasi tingkat kecamatan itu dijelaskan Yopi, pelaksanaan kampanye tinggal menghitung hari. Yakni dimulai pada 23 September mendatang. "Karena itu melalui deklarasi damai diharapkan cakades, panitia, dan timses cakades agar  tidak melakukan kampanye dengan menyelipkan ujaran kebencian melalui media sosial," pesan Yopi kepada Malang Post.
Untuk awasi ujaran kebencian, timses cakades didaftarkan panitia di tingkat desa. Tujuannya memudahkan pengawasan, terutama media sosial (medsos) milik timses. Ketika didapati ada yang melakukan  ujaran kebencian dipastikan segera ditindak lanjuti sesuai aturan.
"Jika ada kampanye ujaran kebencian di media sosial akan langsung ditindak lanjuti oleh pihak berwajib. Acuannya UU ITE,” tandasnya.
Tak hanya itu, H-1 sebelum Pilkades 2 Oktober mendatang, para calon akan didampingi pihak keamanan. Tujuannya sterilisasi adanya praktik politik uang, permainan botoh hingga ujaran kebencian.
Sementara itu Ketua Pelaksana Pilkades Kota Batu, Salam menambahkan tim pengawas tingkat kota akan diterjunkan ke desa. Tugas mereka melakukan pengawasan. "Jika ada pelanggaran bisa dilaporkan. Nanti pengawas akan proses pelanggaran yang terjadi," bebernya.
Namun demikian, terkait praktik ujaran kebencian melalui medsos, pihaknya belum bisa memastikan proses penindakan. "Belum ada ketentuan penindakan seperti apa ketika ada ujaran kebencian di medsos. Kami akan sampaikan hal ini ke Kepala Bagian Pemerintaham," imbuhnya.
Untuk diketahui, di Kecamatan Batu terdapat tiga desa yang menggelar Pilkades serentak.
Yakni Desa Sumberejo dengan pesertanya, Nurul Akbar, Novi Dwi Istika, Riyanto, Gahas Aryo dan Tekat. Mereka memperebutkan 5.201 suara pemilih.
Sedangkan di Desa Oro-Oro Ombo diikuti sejumlah cakades. Yakni Heri Pranowo, Gatot Wusdua, Lukito Bowo dan Wiweko.  Suara yang diperebutkan sebanyak 7.025 yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap  (DPT).
Kemudian lima cakades bersaing di Desa Sidomulyo. Mereka masing-masing, Hernanto, Hanaf, Taufiq Abdul Rouf, Suharto dan Juni Purnomo. Di desa ini terdapat 6.166 DPT. (eri/van)



Loading...