Pesta Rakyat Poncokusumo, 30 Menit 5000 Porsi Makanan Ludes

Jumat, 18 Oktober 2019

Rabu, 18 Sep 2019, dibaca : 408 , udi, ira

MALANG - Pesta rakyat bertajuk Poncokusumo Duwe Gawe ke-3, yang digelar Pemerintah Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Rabu (18/9) berlangsung meriah. Dibuka oleh Bupati Malang, H M Sanusi,  kegiatan tersebut disambut antusias warga. Pada pesta rakyat itu, warga bisa makan gratis sepuasnya. Alhasil, tidak lebih dari 30 menit, seluruh makanan yang disediakan habis diserbu warga. "Tidak terdata jumlahnya. Tapi jika melihat banyaknya lebih dari 5000 porsi makanan," kata Mochamad Irwan, Kepala Desa Poncokusumo.
Dia mengatakan, event tahun ini lebih meriah, dan makanan yang disediakan juga lebih banyak, jenis maupun jumlahnya. "Semua makanan ini swadaya warga. Mereka menyediakan untuk kemudian dimakan bersama-sama," ujar Irwan.
Mantan wartawan ini menyebutkann jika Pesta Rakyat tersebut digelar sebagai puncak kegiatan Bersih Desa Poncokusumo tahun 2019. Sebelumnya, kata Irwan, dalam kegiatan bersih desa digelar kirab budaya, selamatan desa dan pegelaran seni dan budaya.
"Selamatan desa sudah ada sejak zaman nenek moyang atau zaman Hindu Budha. Sementara pesta rakyat dengan makan gratis baru ada sejak tiga tahun terakhir," tambahnya.
Dalam pesta rakyat itu, selain makanan gratis, juga ada hiburan musik yaitu OM Monata malam harinya. Melalui hiburan musik ini, seluruh warga bisa bersuka cita dan terhibur. "Siangnya makan gratis, malamnya ada hiburan musik OM Monata," kata Irwan.
Menurutnya, kegiatan itu bertujuan mempererat tali silahturahmi antar warga, juga sebagai wujud rasa syukur warga kepada Tuhan YME, karena telah memberikan nikmat dan karunia. Selain itu, kegiatan pesta rakyat ini digelar harapannya menjadi icon. "Desa Poncokusumo ini  merupakan desa. Kegiatan ini bisa menjadi icon, dan dengan adanya event ini, diharapkan banyak wisatawan yang datang dan berkunjung ke sini," ungkapnya.
Bupati Malang H M. Sanusi memberikan apresiasi kepada panitia kegiatan Bersih Desa Poncokusumo, yang sudah menggelar pesta rakyat. Menurut dia, pesta rakyat ini menjadi hal yang luar biasa. Seluruh warga berpartisipasi dengan membawa makanan tradisional untuk dimakan bersama-sama. Pesta rakyat ini menurut Sanusi merupakan bukti kebersamaan, warga dengan pemerintah. Dia berharap, kegiatan ini rutin digelar, dan masuk kalender event Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. "Ini luar biasa. Sinergi antara warga dan masyarakat betul-betul terlihat. Disini juga ada gotong royong yang dilakukan warga," ungkapnya.
Sanusi sejak awal sudah terkesan. Terlebih saat puluhan bocah tiba-tiba datang, dan mendekatinya. Bocah ini langsung berteriak ingin makan dengan Sanusi. Ajakan itupun disambut Sanusi dengan mengajak mereka ke stand makanan, kemudian makan bersama.
Sri Handoko,  warga RW 01 RT 01 Desa Poncokusumo mengaku senang dengan kegiatan ini. Sri yang ikut menyediakan makanan membawa lebih dari 1500 porsi. "Semuanya swadaya, warga datang membawa makanan," katanya.
Warga tidak keberatan menyumbangkan makanan. Apalagi makanan itu dimakan bersama-sama.
"Terus terang tahun ini lebih meriah, dan kami merasa sangat bangga," tandasnya. (ira/udi)



Loading...