Penguasa Kabupaten Pertama Dilantik Gubernur Perempuan

Jumat, 18 Oktober 2019

Selasa, 17 Sep 2019, dibaca : 20922 , bagus, ira

MALANG - Hari ini H. M. Sanusi dilantik menjadi Bupati Malang di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Sanusi dilantik langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa untuk Sisa Masa Bhakti 2016-2021. Ini istimewa karena Sanusi merupakan penguasa kabupaten Malang  pertama, yang dilantik oleh Gubernur Jawa Timur perempuan. Ia akan berkuasa 17 bulan.
"Iya, pak Sanusi merupakan Bupati Malang pertama yang dilantik gubernur perempuan. Sebelumnya, dilantik oleh Gubernur laki-laki," kata Kabag Humas Pemkab Malang, Drs. M. Nur Fuad Fauzi.
Kepada Malang Post, Fuad mengatakan Sanusi akan menjabat sebagai Bupati Malang selama 17 bulan, hingga 17 Febuari 2021 mendatang. Mantan Ketua DPC PKB ini akan menjabat sebagai Bupati Malang ke 20, menggantikan Dr. H. Rendra Kresna.
"Dulu pelantikannya digelar pada tanggal 17 Febuari 2016,'' kata mantan Camat Wajak ini.
17 bulan memang waktu yang sebentar. Tapi demikian, bukan berarti paling singkat. Dibandingkan dengan bupati-bupati lainnya.
"Kalau dari data yang kami miliki jabatan paling singkat adalah pak Hadi Prasetyo, Plt. Bupati Malang lima bulan. Kemudian bapak Ibnu Rubianto, yang menjabat sebagai Bupati Malang selama 15 bulan," terang mantan pegawai Bagian Pemerintahan ini.
Sebelum itu dipastikan Fuad tidak ada. Rata-rata jabatan Bupati Malang rata-rata lebih dari tiga tahun.
Sementara itu, Fuad mengatakan Senin (16/9), Sanusi mengikuti kegiatan gladi bersih di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Saat gladi bersih, Sanusi didampingi oleh Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Malang.
"Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Tadi gladi bersih berlangsung mulai pukul 16.00 hingga pukul 17.00," tandasnya.

Fuad juga mengatakan, untuk pelantikan Bupati sendiri digelar Selasa (17/9) pukul 11.00. "Ada dua agenda sebetulnya, setelah melantik Bupati Malang juga ada pelantikan ibu Hj. Anis Zaidah sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten. Malang dan sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Malang. Ibu Anis Zaidah akan dilantik oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim, yaitu ibu Arumi Bachsin," terang Fuad.
Ditanya siapa saja yang hadir dalam pelantikan Selasa (17/9) mendatang. Dia menyebutkan, untuk undangan sejumlah 150 orang sudah disebar. Selain Sanusi dan keluarga, kegiatan ini juga dihadiri oleh pimpinan sementara DPRD Kabupaten Malang dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Malang. Selain itu juga ada Ketua OPD Kabupaten Malang,  Forkopimda bersama ibu, rekanan dan Ketua Parpol.
"Undangan sudah kami sebar semuanya. Kalau sekarang kami hanya menunggu proses pelantikan saja," tandas Fuad.
Sementara itu, H. M. Sanusi mengaku telah mengikuti kegiatan gladi bersih di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Dia mengikuti kegiatan gladi bersih selama satu jam. Sanusi sendiri memutuskan pulang ke Malang setelah prosesi Gladi Bersih selesai.Itu karena dia harus  menghadiri acara di Kecamatan Donomulyo.
"Sekarang ke Donomulyo dulu. Nanti malam kembali ke Surabaya," kata Sanusi tadi malam kepada Malang Post.
Sanusi juga mengatakan saat pelantikan nanti, dia akan didampingi istrinya yaitu Hj. Anis Zaidah dan tiga anaknya, yaitu Zufikar Nurohmana, Maulidiyah Rahmaniyah dan Qonitatul Fitriyah.
Ditanya apakah ada resepsi atau tasyakuran setelah pelantikan? Sanusi mengatakan tidak. Kepada Malang Post, Sanusi menyebutkan, setelah selesai pelantikan, dia akan langsung ke Bangkalan, Madura, untuk takziah ke rumah mantan Bupati Bangkalan Kiai Fuad Amin yang meninggal Senin (16/9).
"Setelah dari takziah kembali ke Malang. Langsung pulang ke rumah dinas," tambahnya.
 Sanusi sendiri memastikan ngantor dan melaksanakan tugas sebagai bupati mulai Rabu (18/9) mendatang. "Kalau besok (Selasa) karena sampai Malang. Sudah sore, jadi ngantornya lusa. Tapi mungkin malam harinya ada agenda kegiatan yang harus dihadiri," tandasnya.(ira/ary)



Loading...