MalangPost - Panjatkan Doa, Berharap Masa Transisi Aman

Kamis, 16 Juli 2020

  Mengikuti :

Panjatkan Doa, Berharap Masa Transisi Aman

Senin, 01 Jun 2020, Dibaca : 1176 Kali

MALANG –  Memasuki masa transisi menuju New Normal di Kota Malang, Wali Kota Malang Sutiaji mengajak masyarakat untuk berdoa bersama dalam Malang Berdoa. Harapannya, selepas Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB) selama 14 hari, Kota Malang selalu mendapatkan perlindungan Allah SWT.
Wali Kota Malang Sutiaji bersama Forpimda Kota Malang mengawali doa bersama pada akhir pekan kemarin, di Masjid Baiturrohim Balai Kota Malang. Hadir pula Ketua MUI Kota Malang KH. Baidlowi Muslich dan para ulama NU, Muhammadiyah dan lainnya.


Malang Berdoa sebagai bentuk upaya atau ikhtiar. Forkopimda Kota Malang mengajak seluruh pemuka agama dan warga Kota Malang memanjatkan doa  bersama kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berharap agar diberikan keselamatan dan perlindungan dalam pelaksanaan transisi new normal serta dibebaskan dari pandemi Covid-19. Doa bersama dipimpin KH Baidlowi Muslich dan dihadiri jajaran Forkopimda, Walikota Malang, Ketua DPRD I Made Riandiana Kartika, Wakil Ketua DPRD, Kemenag Kota Malang, Ketua FKUB serta Ketua Tanfidziah NU Kota Malang KH Isroqun Najah, dan pengurus Muhammadiyah.
“Mari bersama mohon ampunan dan perlindungan kepada Tuhan YME, keselamatan bangsa dan negara, keselamatan masyarakat, dilancarkan dan dimudahkan dalam melaksanakan masa transisi hingga masa new normal dan terbebas dari wabah Covid-19,” ajak Wali Kota Malang Sutiaji dalam sambutannya.


Dengan berdoa bersama secara serentak menurutnya, berharap Allah SWT akan menurunkan pertolongan dengan membebaskan masyarakat dari wabah Covid-19 di masa transisi hingga new normal, serta memberi rahmat dan hidayahnya.
Akibat Covid-19, tatanan dunia saat ini, telah berubah secara sosial, budaya, keagamaan dan ekonomi. Oleh karena itu, masih kata dia, semua perlu melakukan instropeksi dan memperbaiki diri agar kehidupan kembali berjalan normal.


H Sutiaji menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat Kota Malang agar selesainya PSBB jangan disikapi dengan euforia yang berlebihan. Tetap disiplin dan patuh jalankan protokol Covid-19 serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih.
"Kami meminta kesadaran masyarakat untuk berperilaku disiplin. Taat aturan dengan menerapkan protokol kesehatan," tegasnya.
Dijelaskannya,  pada masa transisi nanti akan dilakukan penyiapan sarana dan prasarana, penyesuaian tempat, SOP serta manajemennya. "Cek kesiapan juga akan terus dilakukan; jika tidak siap, belum diperkenankan buka hingga persyaratan dipenuhi" ujarnya.


Harapannya, lanjut Walikota Sutiaji, masyarakat dapat hidup sehat ditengah Covid-19; perekonomian dapat perlahan-lahan berjalan dengan normal meski tidak bisa normal seperti sebelum ada Covid-19. Normalnya adalah bagaimana kita bisa hidup sehat dengan adanya Covid-19 di sekitar kita.
"Pada masa new normal nanti memang akan kita longgarkan tapi tidak selonggar-longgarnya; semuanya sudah kita atur di Ranperwal untuk penerapan masa new normal ini" tandasnya. (mp4/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Agiem Cristian