MalangPost - Orderan Nguli Sepi, Nyuri Motor di Pasar Lawang

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :


Orderan Nguli Sepi, Nyuri Motor di Pasar Lawang

Sabtu, 23 Mei 2020, Dibaca : 3336 Kali

MALANG - Warga Kabupaten Malang wajib waspada di momen lebaran tahun 2020 ini. Jika lengah sedikit, maka harta benda bisa menjadi sasaran maling. Polres Malang, baru saja membekuk maling motor yang meresahkan warga Pasar Lawang.


Pria berinisial SH, 50, warga Lawang, maling motor yang tertangkap jajaran Polres Malang, mengaku terpaksa mencuri karena orderan nguli sepi.
“Saya kerja kuli di proyek bangunan,” ujar SH kepada Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar saat menanyai tersangka pencurian motor di Pasar Lawang.


Saat ditanyai apakah dia sudah pernah mencuri sebelumnya, SH buru-buru menjawab bahwa dia baru sekali melakukan pencurian. Dia mengaku terpaksa mencuri motor karena orderan nguli sepi dan tidak cukup untuk mewujudkan cita-citanya memiliki motor sendiri. Sehingga, dia memakai jalan pintas mencuri motor orang lain.
“Saya baru sekali mencuri,” ujarnya lirih di Mapolres Malang.


Dalam rilis di Mapolres Malang jelang lebaran, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar yang didampingi oleh Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, pelaku melancarkan kejahatannya pada 28 Maret 2020 lalu.
“Dia mencuri di Pasar Lawang, pada 28 Maret 2020, sekitar pukul 02.30 WIB, saat para pedagang sibuk berjualan subuh,” ujar Hendri kepada wartawan.


Dia memakai modus perusakan rumah kunci motor Honda Supra NF 125 TR 2010 warna hitam milik korban yang juga pedagang. Begitu melihat suasana pasar sibuk dan perhatian warga Pasar Lawang lengah, SH langsung melancarkan aksinya. Dia memakai kunci T untuk membobol rumah kunci motor yang sudah dikunci stang.
“Setelah korban yang baru membeli sembako di Pasar Lawang mengetahui motornya hilang, dia melapor ke kantor polisi, dan penyelidikan pun dilakukan. Akhirnya, ketahuan kendaraan itu ada di kawasan Pakis, sebelum terjadi penangkapan terhadap tersangka,” ujar Hendri.


SH ditangkap, setelah Polres Malang mendalami informasi adanya motor yang sesuai dengan ciri-ciri kendaraan yang hilang di Pasar Lawang, di kawasan Kecamatan Pakis. Setelah dipastikan bahwa motor tersebut benar adalah motor curian dari Pasar Lawang, penangkapan dilakukan oleh petugas Polres Malang.
“Dia dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman maksimal 7 tahun penjara,” tutup AKBP Hendri Umar, Kapolres Malang. (fin/bua)

Editor : Buari
Penulis : Fino Yudistira