My Scary Stories

Rabu, 16 Oktober 2019

Rabu, 11 Sep 2019, dibaca : 351 , rosida, Gevzi

KISAH KKN Desa Penari sempat bikin heboh ya guys. Gak kebayang sih kalau bener itu terjadi, baca ceritanya aja udah merinding. Kalian sendiri pernah nggak kebayang ketika kita nonton film horror dan terjadi nasib serupa seperti di film? Takut bercampur panik pastinya, sering kali dalam film horror mereka akan dihantui sampai mengancam nyawa mereka. Namun pada realitanya enggak pernah ada tuh yang dihantui sampai mengancam nyawa, cuman yang buat takut sampai enggak bisa melupakan kejadiannya itu karena waktunya yang random banget.
Meski pernah mengalami kisah seram, tapi Genzier dari SMAK Frateran Jasmine Eunike Audri Simanjuntak easy going aja kok. Walaupun tentu saja susah banget dilupakan.
“Waktu kerja mading jam 21.00 WIB di sekolah sama temen-temen, nggak sengaja aku lihat ada cewek berdiri dan aku lihat secara langsung. Gak hanya itu, terasa bau melati,” ujarnya.
Kejadian yang seperti itu membuat gadis yang akrab dipanggil Jasmine ini susah melupakan, apalagi kejadiannya berlokasi di sekolah yang tiap hari ia datangi.
“Waktu itu kejadiannya di lantai tiga dekat aula, dan saat itu juga aku sadar apa yang aku lihat. Yang ada di pikiranku, aku enggak boleh takut dengan deg-degan gitu, doa yang terus aku lantunkan dalam hati yang buat aku bisa tenang ngelihatnya,” sambungnya.
Yups horror memang selalu erat dengan keberadaan mahluk halus, begitu pula dengan kita yang disaat terjadi hal yang serupa pasti doa adalah penolong kita dengan rasa takut yang kian menguasai pikiran.
Enggak cuma Jasmine yang pernah mengalami hal serupa, Genzier Aulia Rindra dari SMAN 4 juga punya kisah seru. Ia memiliki kelebihan yang cukup langka, indra ke enam sejak ia kecil.
“Jadi aku diberi keistimewaan dari Tuhan berupa sixth sense atau indera keenam, awalnya aku enggak tahu karena keluarga enggak memiliki keturunan itu sama sekali,” kata dia.
Ia mengisahkan, ketika kecil, ia sering banget nangis karena di rumah melihat perempuan berrambut panjang yang duduk di atas pagar. Tapi, semenjak sudah dewasa ini, orangtuanya baru nyadar kalau dia punya indera keenam.
“Dan aku harus bisa mengimbangi dengan perbanyak ibadah,” kata dia.
Memiliki indra ke enam memang bisa menjadi kelebihan yang menguntungkan, juga bisa jadi kelebihan yang merugikan bagi pemiliknya.
“Alhamdulilah aku bisa bantu orang lain. Seperti bisa ngeliat orang yang ketempelan gitu, terus Alhamdulillah bisa ngebantu buat ngeluarinnya. Tapi juga gak bisa sendirian, aslinya enggak begitu merepotkan kalau sudah bisa mengontrolnya dengan baik,” sambung Aulia. (*/oci)



Minggu, 13 Okt 2019

Jangan Dipendam

Minggu, 13 Okt 2019

Lepaskan Diri dari Depresi

Rabu, 09 Okt 2019

Simpel nan Lezat ala Rice Box

Loading...