MalangPost - Musim Hujan? Siapa Takut!

Senin, 06 Juli 2020

  Mengikuti :


Musim Hujan? Siapa Takut!

Sabtu, 11 Jan 2020, Dibaca : 9954 Kali

MALANG - Melakukan perawatan terhadap wajah dan kulit memang sangat penting. Apalagi, memasuki musim hujan seperti saat ini. Dalam kondisi tersebut, suhu cenderung rendah dan membuat kulit lebih mudah kering. Kira-kira apa saja dan bagaimana cara mengatasinya?


1. Kulit kering dan kusam
Suhu rendah yang terjadi ketika hujan membuat kondisi kulit lebih cepat kering dan terlihat kusam. Jika dibiarkan bisa-bisa kulit menjadi bersisik dan mengelupas. Untuk mengatasinya, hidrasi kulit adalah hal yang penting.
Salah satunya, gunakan moisturizer yang berbahan dasar air agar kulit lebih terhidrasi. Jangan lupa beri toner untuk memberikan asupan air pada kulit agar kulit terjaga elastisitas dan kelembapannya. Untuk kulit yang lebih lembap, gunakan body butter atau olive oil pada malam hari.


2. Kuku rapuh
Kuku yang berubah warna, kusam dan rapuh adalah tanda kuku terinfeksi jamur. Menjaga kuku tetap pendek dan mengoleskan nail oil menjadi cara untuk menghindari kuku terkena infeksi jamur. Jika kuku telah terinfeksi maka segeralah gunakan krim anti jamur.


3. Bibir kering dan pecah-pecah
Bibir kering dan pecah membuat tampilanmu terlihat pucat dan kurang maksimal. Tak jarang, saking keringnya bibir menjadi terkelupas dan berdarah. Agar hal itu tidak terjadi, jagalah kondisi tubuh tetap terhidrasi. Minum air mineral yang cukup dan jangan lupakan penggunaan lip balm.


4. Mata panda
Mata panda atau dark circle biasanya muncul ketika terserang flu atau kurang istirahat yang cukup. Cara mengurangi mata panda ini bisa gunakan eye cream. Cara lainnya adalah mengompres mata dengan mentimun ataupun kantong teh yang telah digunakan.


5. Rambut kering dan kaku
Jika musim kemarau rambut lebih mudah lepek, maka saat musim hujan rambut kering dan kaku kerap jadi masalah. Suhu yang dingin menghilangkan kelembapan rambut yang menjadikan rambut kering dan mudah patah.


Untuk menjaga kelembapan rambut, jangan gunakan air hangat untuk berkeramas. Setelah berkeramas gunakan conditioner dan kurangi pemakaian hair dryer maupun catokan. (tea/ley)

Editor : Stenly Rehardson
Penulis : Amanda Egatya