Malang Post - Kelola Sampah, Cegah Penyakit Sekaligus Mitigasi Banjir

Senin, 30 Maret 2020

  Mengikuti :


Kelola Sampah, Cegah Penyakit Sekaligus Mitigasi Banjir

Minggu, 23 Feb 2020

MALANG – Kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah masih perlu didorong. Padahal, kesuksesan pengelolaan sampah adalah prasyarat untuk meningkatkan kualitas kehidupan menjadi lebih baik.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang Budi Iswoyo. Saat membuka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2020 di Dampit, Budi menyebut bahwa pengelolaan sampah yang masif dan melibatkan seluruh elemen, bisa mencegah banjir dan penyakit. Karena dalam musim penghujan seperti ini, rawan terjadinya banjir,” ujar Budi di Terminal Pasar Dampit.


Didampingi Muspika setempat, Budi mengutip Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang memperingati HPSN di Dau. Dorongan Gubernur Jatim untuk membuat sumur resapan dan biopori sebagai pencegah banjir, serta pengelolaan sampah yang baik, akan bermanfaat bagi masyarakat.
Baik dari sudut pandang kesehatan, maupun mitigasi bencana. Danramil 0818/15 Dampit Kapten Inf Agung menyampaikan peringatan HPSN adalah bentuk refleksi tragedi TPA Leuwigajah. Tahun 2005, ada 157 jiwa yang terenggut nyawanya dalam tragedi ini. Sehingga, HPSN didorong sebagai upaya pencegahan.
“Melalui peringatan HPSN ini diadakan gerakan kebersihan di berbagai tempat seperti di perkantoran, pelabuhan, bandara, stasiun, terminal, sungai, terminal dan pasar sehingga dapat mewujudkan Indonesia bersih dari sampah,” ujarnya.


Ada sekitar 750 orang yang terlibat dalam HPSN di Dampit. Pembersihan massal digelar di seluruh lokasi terminal dan pasar Dampit dengan menyasar saluran air, sampah organik dan non organik serta pembersihan lapak pedagang. (fin/udi)

Editor : Mahmudi Muchid
Penulis : Fino Yudistira

  Berita Lainnya





Loading...