Kampanye Car Free Day, Siswa SD Plus Al-Kautsar Turun Jalan

Selasa, 15 Oktober 2019

Sabtu, 21 Sep 2019, dibaca : 309 , rosida, imam

MALANG - Polusi udara akibat jumlah emisi yang kian tak terkendali menjadi perhatian siswa-siswa SD Plus Al-Kautsar. Jumat (20/9) pagi, mereka menggelar kampanye Hari Emisi Nol dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day).

Aksi tersebut sebagai upaya mengingatkan dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan yang sehat. Termasuk kondisi udara yang bebas dari polusi akibat asap kendaraan bermotor.

Salah satu anggota Dewan Anak SD Plus Al-Kautsar, Nur Faza Bunga Ayudia mengatakan aksi Hari Emisi Nol untuk memotivasi masyarakat untuk turut berperan menjaga lingkungan. menurutnya banyak cara yang perlu dilakukan masyarakat untuk menekan jumlah emisi di udara.
"Kalau jarak tempuhnya dekat cukup berjalan kaki saja. Kalau jauh bisa naik kendaraan umum, sehingga udara tidak banyak tercemari," terangnya.

Ia menambahkan, peran serta masyarakat untuk menjaga udara tetap bersih sangat menentukan keselamatan bumi dan kelangsungan hidup manusia itu sendiri. Tak sedikit orang terkena penyakit asma atau infeksi paru-paru diakibatkan udara yang kotor.
"Kami menginginkan bumi ini memiliki umur lebih
panjang. Dan kita bernafas dengan udara yang segar," ujar siswi kelas 5 ini.

Kampanye Hari Emisi Nol dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) dimulai pada pukul 06.30 WIB selama tiga jam di Jalan Simpang Adi Sucipto. Para siswa membentangkan spanduk bertuliskan Selamat Hari Emisi Nol dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Secara bergantian para siswa berorasi dengan menggunakan pengeras suara.

Sebelumnya, kegiatan dimulai dengan aksi jalan kaki oleh seluruh siswa dan guru. Orang tua yang mengantar anaknya dengan kendaraan bermotor juga harus berhenti di gerbang Perumahan Pelita Asri. Dan melanjutkan dengan jalan kaki sejauh sekitar 300 meter hingga gerbang sekolah.

Selama tiga jam lingkungan SD Plus Al-Kautsar benar-benar bebas asap kendaraan bermotor. Komitmen warga sekolah untuk berupaya menjadikan lingkungan bersih dan sehat ditandai dengan tanda tangan pada banner berukuran 4 x 2 meter. Termasuk juga orang tua ikut tanda tangan sebagai bukti dukungan mereka terhadap program tersebut.

Ketua Pelaksana, Dian Mayasari, S.Pd  mengatakan kegiatan memperingati  Hari Emisi Nol dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di SD Plus Al-Kautsar sudah berlangsung tiga tahun.

Hari Emisi Nol dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor yang sebenarnya jatuh pada tanggal 21 September (hari ini) diperingati untuk menggugah masyarakat agar cinta pada ozon yang melindungi kelangsungan hidup di bumi.
"Agar masyarakat tahu bahwa ada peringatan car free day dan mulai bijak dalam menggunakan kendaraan bermotor," ungkapnya.

Menjaga kelestarian lingkungan, tidak cukup hanya berkampanye dan membentangkan spanduk. Lebih dari itu yang paling penting adalah aksi nyata dari setiap individu. Aksi cinta lingkungan tersebut sudah dilakukan oleh SD Plus Al-Kautsar sebagai sekolah bergelar Adiwiyata Mandiri mulai tahun 2015 yang lalu.  

Dian berharap setiap warga masyarakat mulai peduli terhadap lingkungannya. Minimal membuang sampah pada tempatnya. Ditambah dengan inisiasi untuk melakukan penghijauan.
"Kami juga melakukan penghijauan dengan menanam pohon di pinggiran Kali Sari sebagai sikap peduli terhadap lingkungan sekitar," tukasnya. (imm/sir/oci)



Loading...