Kabut Asap Masih Pekat, Libur Sekolah Diperpanjang

Jumat, 18 Oktober 2019

Kamis, 19 Sep 2019, dibaca : 186 , muhaimin, muhaimin

TIDAK SEHAT: Asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih sangat menyengat dan membuat udara tidak sehat di Pekanbaru.

PEKANBARU - Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru memutuskan kembali memperpanjang libur sekolah karena asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Keputusan ini diambil karena asap pekat masih menyelimuti Pekanbaru.
"Melihat kondisi asap yang sampai saat ini masih belum kunjung membaik maka siswa diliburkan kembali. Libur diperpanjang sampai Sabtu (21/9)," kata Kadisdik Pemkot Pekanbaru, Abdul Jamal, Kamis (19/9) kemarin.
Jamal menyebutkan, kemarin Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Pekanbaru sebesar 276 atau masuk kategori sangat tidak sehat. Dilihat di situs KLHK, parameter yang dihitung ialah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 10 mikrometer (PM10) per pukul 15.00 WIB.
"Berdasarkan ISPU yang kondisi kualitas udara tidak sehat, kita memutuskan untuk memperpanjang libur," kata Jamal.
Jamal menyebutkan, pihaknya meminta orang tua murid dan guru memberikan tugas pelajaran kepada siswa di rumah. "Peran orang tua untuk melakukan pengawasan peserta didik di rumah," terangnya.
Perpanjangan masa libur karena asap ini, kata Jamal, sifatnya tentatif. "Apabila cuaca membaik atau hujan dan kabut asap menghilang maka akan diberikan pengumuman susulan," jelasnya.
Sebelumnya, pada Selasa (17/9), libur sekolah sempat diperpanjang dua hari. Libur ini berlaku di tingkat PAUD/TK, SD, serta SMP negeri dan swasta di Pekanbaru.  (dtc/aim)



Jumat, 18 Okt 2019

Kesataraan Polki dan Polwan

Loading...