Kabupaten Malang Raih Wahana Tata Nugraha 2019

Rabu, 16 Oktober 2019

Jumat, 20 Sep 2019, dibaca : 171 , udi, ira

MALANG - Prestasi membanggakan diperoleh Pemerintah Kabupaten Malang. Melalui Dinas Perhubungan, Pemkab Malang mendapatkan penghargaan Wahana Tata Nugraha tahun 2019. Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas Perhubungan, Ek Hafi Lutfi mewakili Bupati Malang H M Sanusi, di Jakarta Convention Center.
Penghargaan Wahana Tata Nugraha merupakan penghargaan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada kabupaten, kota dan provinsi yang mampu menata transportasi publik dengan baik. Penghargaan ini diberikan setiap tahun untuk  penataan transportasi yang berkelanjutan, dan berbasis kepentingan publik serta  ramah lingkungan.
"Pemberian penghargaan ini merupakan event tahunan yang digelar Kementrian Perhubungan. Tahun lalu tidak ada penilaian, dan tahun ini kembali ada. Kabupaten Malang kembali menerima penghargaan tersebut," kata Hafi, kemarin.
Dia mengatakan, jika ini ke lima kalinya Kabupaten Malang menerima penghargaan tersebut. Dia berharap, diterimanya penghargaan Wahana Tata Nugraha 2019 menjadi semangat seluruh pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Malang terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama terkait dengan penyediaan angkutan publik yang baik.
Hafi menjelaskan, selain tiga hal di atas penilaian terkait Wahana Tata Nugraha, juga meliputi sarana dan prasarana serta administrasi. Untuk sarana dan prasarana selain transportasi yang baik, juga fasilitas jalan yang baik. "Dimaksud fasilitas adalah kelengkapan di jalan raya. Contohnya rambu-rambu, traffict light, trotoar, penataan parkir dan lainnya," tambahnya.  
Dan dari hasil itu semua, adalah tidak adanya kemacetan, meningkatnya kesadaran pengemudi dalam berlalulintas, dan sarana serta prasarana jalan yang lengkap.
Hafi tak menampik jika masih ada sarana dan prasarana jalan yang kurang. Melalui moment ini, Hafi siap untuk melengkapi. "Ini menjadi motivasi kami. Harapannya dengan penghargaan ini, kami dapat menyempurnakan beragam kekurangan itu, agar menjadi lebih baik," tuturnya.
Harapan Dinas Perhubungan, kata Hafi, seluruh layanan kepada masyarakat berbasis IT. "Sekarang uji KIR sudah semuanya berbasis IT. nanti layanan-layanan lainnya juga menyusul," tandasnya. (ira/udi)



Loading...