Joko Widodo Di GOR Ken Arok, Janji Kartu Pra Kerja | Malang Post

Minggu, 08 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Minggu, 20 Okt 2019, dibaca : 1326 , bagus, sisca

MALANG - Joko Widodo saat berkampanye di GOR Ken Arok sempat mengatakan akan kepada warga pendukungnya yang hadir untuk menjadikan wilayah Malang sebagai daerah yang berkembang. Ia menyebut Malang sebagai miniature Indonesia.
Pada kampanye akbar tertutup yang diselenggarakan pada 25 Maret 2019 lalu tersebut, Jokowi menyebut keberagamaan dan toleransi di Malang patut menjadi contoh. Di mana ia menginginkan hal ini tetap dipertahankan dan dicontoh daerah lain.
Tidak hanya itu ia pun menjanjikan pada kurang lebih 10 ribu pendukungnya yang hadir saat itu beberapa hal terkait peningkatan kesejahteraan warga.
Ia menyebutkan program-program peningkatan kesejahteraan di bidang pendidikan, sosial dan juga kerakyatan. Yakni lewat Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Pra Kerja dan Kartu Sembako Murah.
Ketiga kartu ini, dijanjikannya kepada warga Malang untuk direalisasikan. Ia menjelaskan kartu-kartu ini memberikan kesempatan warga yang ingin menimba ilmu, memiliki skill kerja lebih baik hingga mendapatkan sembako murah dengan mudah. Hal ini menjadi program utama yang akan dijalankannya.
“Tapi mohon maaf kartu ini baru keluar tahun depan ya. Karena baru dianggarkan di 2019 tapi baru jadi 2020 ya” jelasnya.
Sementara itu Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang I Made Riandiana Kartika mengatakan akan siap mengawal semua kebijakan Presiden Jokow dan wakilnya Ma’aruf Amin hingga lima tahun kedepan.
Teramasuk mengawal aspirasi warga Malang Raya untuk disampaikan ke presiden. Yang tentunya melalui mekanisme-mekanisme partai yang ada. Hal ini ditegaskan Made sebagai bentuk pengawalan parpol pengusung.
“Kami akan mengawal semua kebijakan Presiden Jokowi,” tegasnya.
Termasuk kebijakan yang diarahkan ke Malang Raya khususnya di Kota Malang. PDI Perjuangan memang menjadi partai utama pengusung Jokowi.
Maka dari itu menurut Made, menjadi sebuah keharusan bagi parpol pengusung mengawal arah kebijakan presiden Jokowi. Termasuk diantaranya untuk kemajuan dan pembangunan Malang Raya sebagai aspirasi lokal daerah.
“Kami serap aspirasi dan harapan masyarakat Malang Raya dan siap meneruskannya ke DPP Partai sebagai pengawal kebijakan Presiden secara Nasional,” pungkasnya.
Pembangunan infrastruktur contohnya, seperti berkaitan dengan transportasi yakni Tol hingga pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) akan menjadi konsen utama pengawalan.(ica/ary)



Minggu, 08 Des 2019

Kades Takut Kelola DD dan ADD

Loading...