IGGI Minta Semua Pihak Lapang Dada | Malang Post

Rabu, 20 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 18 Okt 2019, dibaca : 891 , mp, nug

SURABAYA – Ikatan Gus-Gus Indonesia (IGGI) meminta kepada semua pihak agar menerima dengan senang hati dan lapang dada atas pelantikan pasangan Presiden terpilih  Joko Widodo dan Wakil Presiden Kiai Ma’ruf Amin,Minggu (20/10) besok.
“ Mari kita terima semua dengan lapang dada dan kita kembali melanjutkan untuk hidup yang lebih baik lagi. Semua pihak  harus menerima dengan lapang dada atas pelantikan pasangan Presiden Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin  yang  merupakan takdir Ilahi dan pasti ada hikmah di balik itu semua,’’ tegas Ketua IGGI Dr.KH.Ahmad Fahrur Rozi.
Dalam siaran persnya kepada Malang Post,Jumat (18/10)   kemarin, Wakil Ketua PWNU Jatim ini  berharap  agar  presiden dan wakil presiden terpilih melakukan reformasi birokrasi dan benar-benar  mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Agar tidak  ada lagi gejolak di tengah masyarakat.
‘’Kuncinya,  semua pendukung  harus bersatu kembali dan membuang kotak-kotak yang membedakan antara kedua kubu.Jangan ada yang mengkotak-kotakkan lagi. Ayo kita bersatu dalam pembangunan NKRI,’’ serunya.
Gus Fahrur,sapaan akrabnya,  juga berharap agar presiden memilih beberapa menteri sebagai pembantu presiden yang faham pendidikan pesantren. Hal ini disebabkan pesantren merupakan pendidikan Islam khas Indonesia dan merupakan pendukung utama pembangunan karakter bangsa.
“  Pesantren adalah pusat pendidikan karakter yang utama, segala hal yang berkaitan dengan akhlak, sikap, perilaku, etika, nilai-nilai, norma-norma, dan ajaran Islam moderat toleran itu ada dan dibangun sangat baik di pondok pesantren,”  tandasnya.
Pengasuh Ponpes Annur Bululawang Kabupaten Malang ini  menilai semua menteri yang terpilih nanti harus benar-benar  all out membantu presiden.Mereka harus siap mengerahkan  seluruh hidup dan kemampuannya untuk merealisasikan semua janji politik Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin."Dibutuhkan  menteri pemberani dan jagoan yang berani mengambil risiko apapun untuk kepentingan rakyat," pungkasnya. (nug)



Loading...