MalangPost - Hoaks Dokter Sengaja Membunuh Pasien Corona

Senin, 06 Juli 2020

  Mengikuti :


Hoaks Dokter Sengaja Membunuh Pasien Corona

Minggu, 12 Apr 2020, Dibaca : 7074 Kali

Beredar sebuah unggahan Facebook yang mencatut sebuah tautan dan sebuah gambar mengenai seorang dokter asal Italia, dr. Sergio Kerr, sengaja membunuh 3000 pasien virus Corona. Narasi dalam laman yang dicatut menyebutkan dokter itu mengabaikan prosedur yang disetujui untuk merawat pasien virus Corona.
Unggahan facebook ini memiliki narasi dalam Bahasa Inggris yang menjelaskan hal tersebut. Yang diartikan sebagai berikut:
"Dia terlalu jahat. Mereka harus berurusan dengannya. Seorang dokter Italia di pusat perjuangan negara itu melawan virus Corona telah didakwa dengan pembunuhan setelah pihak berwenang menemukan bahwa ia bertanggungjawab atas lebih dari 3.000 kematian terkait virus Corona. Sergio Kerr, yang dikenal sebagai anggota oposisi Partai Demokrat Italia, diketahui mengabaikan prosedur medis yang disetujui untuk merawat pasien Coronavirus. Seorang jaksa penuntut mengatakan kepada pengadilan bahwa Dr. Sergio memberikan Benadryl, Ditropan dan doxepin yang merupakan obat antikolinergik yang memperburuk pneumonia...,"
Berdasarkan hasil penelusuran, melalui pencarian reverse image yandex.com, gambar dalam unggahan tersebut adalah gambar penangkapan dr. Eric Jones dari sebuah artikel berita dari pressrepublican.com pada tahun 2015 dan tidak ada kaitannya dengan virus Corona.
Melansir dari laman checkyourfact.com, foto tersebut berasal dari laman heraldbulletin.com mengenai artikel berjudul “Pendleton doctor pleads guilty to drug charges” seorang dokter bernama Eric Jones yang mengaku bersalah atas tuduhan narkoba. Artikel tersebut tayang pada 14 Desember 2015.
Berdasarkan penjelasan tersebut, unggahan mengenai dokter Italia sengaja membunuh pasien virus Corona tidak benar. Oleh sebab itu, unggahan tersebut masuk dalam konten yang menyesatkan. (ica/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Francisca Angelina