Heri Cahyono Siap Maju Independen di Pilbup Malang 2020 | Malang Post

Sabtu, 16 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 08 Nov 2019, dibaca : 195 , udi, fino

MALANG - Bakal calon perseorangan Pilbup Malang 2020, Heri Cahyono siap bertarung di kontestasi politik Kabupaten Malang lewat jalur independen. Dia sudah mempersiapkan agenda konvensi untuk mengumumkan pencalonannya lewat jalur perseorangan.
Hal tersebut ditegaskan Heri dalam Pra Konvensi, Jumat (8/11). Dalam konferensi pers di RM Bojana Puri, Kepanjen, Kabupaten Malang Heri saat ini sedang membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk mencari pasangan calon pemimpin daerah. “Kami akan segera membuat konvensi, untuk mengikuti Pilbup dari jalur perseorangan,” kata Heri Cahyono kepada wartawan.
Menurut pemasang jargon Malang Jejeg ini, konvensi dihelat sebagai jawaban dari keinginan masyarakat yang mendukungnya di kontestasi politik tahun 2020.

   Baca juga : Dikti Support Universitas Gajayana Jadi Kampus Unggul
Menurut Heri, banyak simpatisannya yang ingin melihat dari dekat sosok Heri dalam melibatkan masyarakat serat tokoh di bidangnya, dalam proses pencalonan di Kabupaten Malang. Heri menegaskan, upaya melibatkan masyarakat dalam proses pencalonan, adalah sikap keterbukaan, keberanian dan transparansinya demi menetapkan posisi Malang Jejeg. “Malang Jejeg berbeda dibandingkan calon independen lainnya. Kami berharap masyarakat tahu bahwa Malang Jejeg berani, terbuka, transparan dalam melibatkan masyarakat untuk penentuan calon pemimpin Kabupaten Malang,” tambahnya.
Saat konferensi pers, Heri meminta para pendukungnya untuk menyatukan semangat dan spirit dalam menyukseskan Malang Jejeg di Pilbup Malang 2020. Heri menambahkan, dia mengaku tidak gentar untuk mencalonkan diri sebagai calon Bupati Malang pada Pilbup dari jalur independen.  “Saya siap dan berani maju menjadi calon Bupati Kabupaten Malang melalui jalur perseorangan pada kontestasi Pilkada Kabupaten Malang tahun 2020,” ujarnya.
Di akhir konferensi pers, Heri mengutip ungkapan Presiden RI pertama, Soekarno, dalam menjawab semua keraguan yang ditujukan kepadanya tentang pencalonan independen Kabupaten Malang. “Barangsiapa ingin mutiara, harus berani terjun di lautan yang dalam. Begitu pesan sang Proklamator Bung Karno,” tambahnya. (fin/udi)



Loading...