Film The Santri, PBNU: Tidak Perlu Berpolemik

Jumat, 18 Oktober 2019

Kamis, 19 Sep 2019, dibaca : 660 , muhaimin, muhaimin

PENJELASAN: PBNU menjelaskan film The Santri yang digarapnya bersama Livi Zheng sebagai sutradaranya.

JAKARTA – Polemik trailer film The Santri yang dianggap tidak mencerminkan sosok pelajar yang menimba ilmu di pesantren akhirnya ditanggapi PBNU. Sebagai penggagas ide film ini, lembaga yang diwakili Imam Pituduh, eksekutif produser meminta masyarakat agar tidak menghakimi film yang bahkan belum memulai syuting. 
“Tidak perlu berpolemik, tonton dan tunggu dulu filmnya secara utuh. Kami juga mengundang teman-teman diskusi tentang alur cerita ini,” tutur Imam dalam pesan singkatnya, Kamis (19/9) kemarin. 
Imam Pituduh menerangkan PBNU terlibat dalam proses penggarapan film The Santri. Dimulai dari tahap pra, produksi, dan pasca film ini dirilis nantinya. Termasuk pula saat mereka meluluskan trailer film ini ke masyarakat. 
“Pada tahap penggarapan filmnya, dilakukan dengan proses diskusi bersama-sama dengan pihak kru, NU Channel, dan Live Zheng, sutradaranya,” imbuh Imam. 
Kehadiran Livi Zheng sebagai sutradara turut pula menuai pertanyaan. Saat dirinya yang merupakan non muslim menggarap film bernuansakan Islami. 
Mengenai hal tersebut, Imam menjelaskan jika Islam pun mengajarkan saling menghormati satu dengan lainnya dan sebetulnya tidak perlu dijadikan sebagai masalah besar. 
“The Santri sebagai film yang menjunjung nilai kebhinekaan dan kebangsaan menjadi semangat para santri. Toleransi beragama sebagai warga negara adalah potret yang ditampilkan sebagai khazanah peradaban di film ini,” paparnya. 
Imam Pituduh menambahkan bahwa film ini juga sebagai motivasi santri mengejar mimpi mereka.  Film ini mengedepankan semangat mewujudkan impian dan hubungan pertemanan,” 
Meski telah terjadi protes dari berbagai pihak, namun PBNU akan terus menjalankan film ini. Tidak ada akan perubahan ide cerita apalagi pergantian para pemain film The Santri. 
“Dengan izin Allah, kami akan tetap lakukan sesuai rencana dengan memulai syuting pada bulan Oktober,” jelasnya. (oke/aim)



Loading...