FIA UB Semangat Berkontribusi untuk Negeri

Selasa, 15 Oktober 2019

Sabtu, 21 Sep 2019, dibaca : 501 , rosida, asa

MALANG - Berambisi memberikan kontribusi lebih terhadap negeri di usianya yang memasuki 59, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) menggelar serangkaian kegiatan khusus sejak awal September lalu. Mulai dari seminar pendidikan yang menghadirkan Mendikbud, hingga Brawijaya Tourism Forum yang dihadiri Wakil Gubernur Jatim beserta para pemimpin daerah Malang Raya.
Peringatan Dies Natalis ke-59 kali ini, FIA UB mengambil tema 'Wonderful FIA, Wonderful UB dan Indonesia', yang menggambarkan misi FIA.
"Kali ini kita mengusung tema 'Wonderful FIA Wonderful UB dan Indonesia', dengan harapan kontribusi FIA ke Indonesia dapat lebih besar di usianya yang ke-59. Kegiatan dilaksanakan September hingga Oktober, namun tanggal tepat Dies FIA adalah 15 September," jelas Ketua Pelaksana Dies Ke-59 FIA, Andhyka Muttaqin, MPA.
Selain sejumlah acara tersebut, juga terdapat gelar seni budaya, temu alumni, jalan sehat, serta berbagai perlombaan dan hiburan. Serangkaian kegiatan tersebut menjadi pembeda dengan perayaan Dies Natalis FIA pada tahun-tahun sebelumnya.
"Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kami kali ini menghadirkan tokoh pemimpin daerah maupun nasional. Tujuannya ialah untuk bersinergi dalam membangun negeri," lanjutnya.
Disampaikannya, FIA berkomitmen untuk menjadikan momen peringatan hari jadinya untuk meningkatkan kontribusi terhadap negeri. Oleh karenanya, misi FIA ke depan setelah mencapai usia ke-59 kali ini adalah menjadi Fakultas yang berpengaruh dan memberi kontribusi positif dalam hal keilmuan maupun manfaat baik tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, pada kesempatan berbeda, Dekan FIA UB Prof. Dr. Bambang Supriyono, MS menyampaikan bahwa FIA menjadi bagian dari upaya peningkatan bidang pariwisata Malang Raya, agar menjadi pariwisata strategis di Indonesia. Pada gelaran Brawijaya Tourism Forum yang dihadiri oleh sejumlah tokoh pemimpin Jawa Timur dan Malang Raya beberapa waktu lalu, FIA menawarkan berbagai solusi alternatif terhadap kendala pariwisata yang tengah dihadapi.
Dijelaskannya, bahwa FIA sudah menggagas konsep yang paling tepat untuk pariwisata khususnya di kawasan Malang Raya, mengingat Malang Raya masih membutuhkan platform khusus terkait dengan peningkatan pariwisatanya. Yakni Entrepreneur Destination Tourism, atau destinasi usaha wisata.
"Usaha wisata. Masuk di dalamnya kuliner, perhotelan, heritage, ada kuliner klasik. Saya kira usaha wisata, itu branding yang akan kita usulkan pada pengambil kebijakan. Jadi brandnya Entrepreneur Destination Tourism," jelasnya.
Lebih lanjut, Prof. Bambang juga mengatakan, bahwa peran mahasiswa FIA pada konsep Malang Raya sebagai destinasi Kota Kreatif sangat besar. Bagaimana mereka sebagai generasi internet of think, mampu membranding Malang Raya sebagai destinasi sedemikian rupa, melalui gaya hidup mereka yang menggunakan berbagai platform media sosial.
"Mahasiswa itu generasi internet of think, mereka bisa mempromosikan sesuatu baik secara langsung maupun tidak langsung melalui teknologi. Maka dari itu besar potensi mereka untuk mengambil peran pada konsep tersebut," tutupnya.
Sementara, hari ini, FIA UB menggelar pelepasan yang diikuti 94 mahasiswa. Terdiri dari 40 wisudawan program Sarjana Ilmu Administrasi Publik, 35 sarjana Ilmu Administrasi Bisnis, 10 Sarjana Ilmu Perpajakan, 4 Sarjana Ilmu Perpustakaan, 3 Sarjana Ilmu Pariwisata, 1 Sarjana Ilmu Administrasi Pendidikan, dan 1 Magister Administrasi Publik. (asa/oci)



Loading...