MalangPost - Empat Desa di Pasuruan Sulit Air

Minggu, 09 Agustus 2020

  Mengikuti :

Empat Desa di Pasuruan Sulit Air

Rabu, 08 Jul 2020, Dibaca : 3222 Kali

MALANG POST - Meski masih diguyur hujan di beberapa tempat di Kabupaten Pasuruan, ternyata sejumlah tempat lain mulai kesulitan air bersih.Per awal minggu ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mulai mengirimkan air bersih ke 4 desa di Kabupaten Pasuruan. Daerah yang dikirimkan air bersih ini adalah Desa Bulusari, Kecamatan Gempol dan 3 desa di Kecamatan Winongan. Yakni, di Desa Jeladri, Kedungrejo, dan Sumberrejo.

 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Tectona Jati mengatakan, setelah pengajuan dan dilakukan asesmen minggu lalu, per Senin (6/7) BPBD Kabupaten Pasuruan sudah mulai mengirimkan pasokan air bersih ke 4 desa terdampak kekeringan.

 

“Per Senin ini (kemarin), sudah mulai kami kirimkan air bersih untuk desa yang kesulitan. Ada 4 desa yang mulai dikirimkan perdana hari ini,” terang Techtona. 

 

Tecto mengatakan, sejatinya awal Juli masih belum kemarau merata. Termasuk di Kabupaten Pasuruan, masih ada hujan turun khususnya di dataran tinggi. Termasuk Senin (6/7) juga masih ada hujan merata di Kabupaten Pasuruan. “Namun, tetap kami lakukan antisipasi kalau ada yang membutuhkan air tetap kami kirimkan,” ujar Techtona. 

 

Sehingga, untuk desa terdampak sementara masih dikirimkan air di 4 desa. Desa yang dikirimkan air bersih karena memang debit air sudah kering. Sehingga, butuh pengiriman air bersih. Sedangkan desa lain tetap akan dipantau dan akan dikirimkan air bersih juga bertahap.

 

“Untuk desa lain masih kami lihat dulu di lapangan dan prediksi memang akan terus bertambah sampai puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada bulan Agustus,” terang Techtona. 

 

Tecto mengatakan, untuk bencana kekeringan ini memang ada kriteria yang ditetapkan. Selain debit air bersih sudah benar-benar kering, juga jarak sumber air selama masih ada minimal 3 kilometer belum dikatakan bencana.

 

Untuk desa yang dikirimkan air bersih ini sementara masih 1 hari per tangki dengan kapasitas 5 ribu liter air. Jika kebutuhan makin tinggi, nantinya bisa ditambah lagi kapasitasnya. Untuk saat ini BPBD Kabupaten Pasuruan memanfaatkan tangki sendiri. Sedangkan nantinya akan melibatkan PDAM, Dinsos Perkim termasuk bekerja sama dengan pihak ketiga termasuk CSR perusahaan.(*/rul

Editor : Redaksi
Penulis : ruli