DPRD Malang Raya Serentak Ketua Definitif Diserahkan

Rabu, 16 Oktober 2019

Senin, 09 Sep 2019, dibaca : 1116 , vandri, ira

MALANG - DPRD di Malang Raya akhirnya memiliki ketua definitif. Kini tinggal menunggu diusulkan ke Gubernur Jatim untuk dibuatkan surat keputusan (SK) ketua dewan. Hal ini menyusul turunnya rekomendasi ketua dewan Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang oleh DPP PDI Perjuangan.
Ketua DPRD Kota Malang periode 2019-2024 dijabat I Made Rian Diana Kartika. Sedangkan ketua dewan Kota Batu ditempati Asmadi. Sementara Ketua DPRD Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto.
Dua dari tiga wakil rakyat itu saat ini sudah menjabat sebagai ketua sementara dewan di daerahnya masing-masing. Hanya Asmadi saja yang masih sebagai anggota biasa.
Untuk diketahui, kursi ketua dewan di Malang Raya milik PDI Perjuangan. Itu karena partai berlogo banteng moncong putih tersebut merupakan partai pemenang Pemilu 2019.
I Made Rian Diana Kartika yang dihubungi tadi malam mengakui sudah menerima rekomendasi untuk dirinya sebagai ketua dewan definitif. “Tadi siang (kemarin, red) sudah dirapatkan di DPC PDI Perjuangan Kota Malang. Senin (hari ini, red), kami serahkan rekomendasi DPP PDI Perjuangan itu ke Sekretariat Dewan (Sekwan, red),” jelas Made.
Setelah diserahkan ke Sekwan lanjutnya, dewan akan menggelar sidang paripurna penetapan pimpinan dewan definitif. Rencananya, sidang paripurna digelar Rabu (11/9). Lalu, hasil sidang paripurna dikirim ke Wali Kota Malang melalui Sekwan untuk diusulkan ke Pemprov Jatim.
Sedangkan waktu pelantikan pimpinan dewan menunggu SK Gubernur Jatim.
Untuk diketahui, Made merupakan politisi karir di PDI Perjuangan. Ia memulai karirnya dari wakil ketua ranting di level kelurahan. Kemudian  menjadi Sekretaris Badan Pemuda dan Olahraga, Wakil Ketua Bapilu hingga menjadi Ketua PDI Perjuangan Kota Malang.
Sementara itu, kepastian Asmadi menjabat Ketua DPRD Kota Batu dibenarkan Ketua PDI Perjuangan Kota Batu, Ir. Punjul Santoso MM. Itu sesuai rekomendasi yang diterima dari DPP PDI Perjuangan.  
“Mekanismenya seperti itu, pihak yang bersangkutan (Asmadi) langsung dipanggil ke DPP untuk menerima surat rekomendasi. Hanya saja surat tetap ditujukan kepada DPC PDI Perjuangan,’’ ungkap Punjul Santoso kepada Malang Post.
Wakil Wali Kota Batu ini menyebutkan, SK dari DPP tersebut bernomor 406/IN/DPP/IX/2019 tertanggal 4 Sept 2019.  SK tentang Pengesahan dan Penetapan Ketua DPRD Kota Batu periode 2019-2024.
Dalam surat tersebut juga berisi instruksi DPP agar semua kader ikut mengamankan dan memperjuangkan Asmadi sebagai Ketua DPRD Kota Batu. Jika ada yang tidak mengindahkan instruksi, maka akan diberi sanksi organisasi.
Asmadi membenarkan telah terima langsung SK DPP PDI Perjuangan yang menetapkan dirinya menjadi Ketua DPRD Kota Batu. “Sebagai kader partai, saya harus siap menjalankan amanah. Siapapun tidak bisa menolak. Jika menolak maka akan ada sanksi partai,’’ tegas Asmadi ketika dihubungi tadi malam.  
Informasi yang dihimpun Malang Post kemarin, Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto juga diberi rekomendasi menjadi ketua dewan di wilayahnya. Rencananya surat rekomendasi DPP PDI Perjuangan diserahkan ke Sekretariat DPRD Kabupaten Malang, Senin (9/9)  hari ini.
"Sudah, kami sudah menerima. Besok (hari ini) akan kami serahkan ke sekretariat dewan," kata Didik Gatot Subroto. Namun demikian, Didik mengaku belum membuka surat tersebut. "Kalau siapanya saya belum tahu, nanti langsung tanya sama sekretariat DPRD ya," ungkapnya. Ditanya apakah namanya yang tercantum dalam surat tersebut, Didik tersenyum. Tapi dia tidak mau menjawab. "Besok saja," katanya.
Sebelumnya Didik digadang-gadang menjadi Ketua DPRD Kabupaten Malang. Namanya diusulkan setelah Hari Sasongko tak bisa lagi menjabat lantaran sudah menjadi ketua DPRD Kabupaten Malang dua periode. Selain itu, Didik juga tercatat sebagai ketua PDI Perjuangan Kabupaten Malang. (feb/ira/van)



Selasa, 15 Okt 2019

PAN Pilih Diluar Kabinet

Senin, 14 Okt 2019

Dewan Siap Revisi Perda CB

Loading...