Dijual Rp 50 Miliar dan Rp 36,5 Miliar

Selasa, 15 Oktober 2019

Minggu, 15 Sep 2019, dibaca : 75405 , bagus, linda

Kawasan Ijen menjadi ikon bersejarah di Kota Malang. Rumah-rumah bergaya Hindia Belanda ini bahkan memiliki harga jual fantastis. Seperti dua rumah di kawasan jalan besar Ijen dijual dengan penawaran Rp 50 miliar.
Dua rumah tersebut yakni di Ijen Boulevard no.10 dijual dengan harga Rp 36,5 miliar. Harga tersebut sudah lengkap dengan perabotan yang masih berfungsi dengan baik. Selain itu bangunan Belanda ini memiliki struktur yang kuat dibandingkan dengan bangunan sekarang.
"Bangunan jaman Belanda lebih kuat dan hebat, tidak perlu bongkar-bongkar, kalau bangunan sekarang lima tahun sudah perlu dipugar," jelas perantara penjualan rumah ini.
Ia melanjutkan bahwa pembeli pun bisa merenovasi bangunan ini meskipun masuk ke dalam cagar budaya.
"Tetangganya kan juga di renovasi, tidak apa-apa jika direnovasi" terangnya.
Sementara rumah di Jalan Ijen no.1 ditawarkan dengan harga Rp 50 miliar. Rumah bercat putih ini memiliki luas tanah sebesar 1.100 meter persegi dan luas bangunan sebesar 600 meter persegi.
"Fasilitasnya ada kolam renangnya, kalau ukuran pastinya tidak tahu," terangnya kepada Malang Post.
Fasilitas lainnya dari rumah harga Rp 50 miliar ini antara lain 4 kamar tidur, 3 kamar mandi, garden, garasi, kolam renang, AC, PAMĀ  dan Carport.
"Fasilitas lengkap, masih layak pakai, harga bisa nego," jelasnya singkat.
Harga rumah di kawasan Ijen ini turut ditanggapi oleh Wakil Ketua Real Estate Indonesia (REI) Malang, Suwoko. Meski tidak mengetahui berapa Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) terbaru, hanya saja di akhir tahun 2018 nilai jual rumah di kawasan ini kisaran Rp 35 miliar.
"Apabila sekarang diangka Rp 36 miliar harga penawaran jatuhnya diangka Rp 32 miliar," ujar Suwoko.
Menurutnya harga yang ditawarkan masih terbilang wajar. Terlebih jika rumah tersebut memiliki interior yang modern dengan harga tak kalah fantastisnya.
"Kenaikan harga rumah kisaran 10 - 15 persen per tahun, ini harga standar, kalau kawasan tertentu seperti di Ijen bisa naik sampai 30 persen per tahun," tandasnya.(lin/ary)



Minggu, 06 Okt 2019

Menunggu Bukti Atasi Banjir

Loading...