Cinta Bahasa Indonesia

Rabu, 16 Oktober 2019

Kamis, 12 Sep 2019, dibaca : 669 , bagus, asa

Berambisi raih segudang prestasi, mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Malang ini setidaknya sudah meraih tujuh gelar dari tujuh ajang kompetisi duta. Adalah Rima Nabila Dian Agustin yang telah meraih berbagai gelar tersebut sejak tahun 2017 hingga pertengahan tahun 2019 ini. Terakhir, gadis yang akrab disapa Rima ini berhasil meraih gelar sebagai Duta Bahasa Jawa Timur. Sehingga membuatnya melaju sebagai finalis Duta Bahasa tingkat Nasional.
Pada ajang nasional tersebut Rima berhasil tembus finalis sepuluh besar Duta Bahasa Tingkat Nasional, dan berhasil mengungguli peserta dari 34 Provinsi lainnya. Meski belum menjadi yang terbaik, Rima mengaku ingin menginternasionalisasi Bahasa Indonesia. Saat ini ia tengah mempersiapkan diri menjadi duta Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing. Dengan modal kepiawaian bahasanya sekarang, ia yakin bisa mengglobalkan bahasa Indonesia.
"Kalau kecewa sih tidak, karena memang penilaiannya hanya kurang sedikit saja. Kesempatan itu saya anggap sebagai langkah awal dan motivasi, dalam waktu dekat saya tengah mempersiapkan untuk ikut ajang-ajang selanjutnya," kata Rima.
Rima sendiri disebut menguasai Bahasa Korea, Bahasa Inggris, dan Bahasa Jerman. Namun menariknya, cara Rima untuk menguasai bahasa asing terbilang cukup unik. Gadis kelahiran tahun 1997 yang gemar menonton Drama Korea (K-Drama) ini mengaku belajar berbahasa Korea hanya dari nonton film. Tak seperti saat dia menguasai bahasa Jerman, yang memang dipelajarinya sedari sekolah menengah atas.
"Saya tidak pernah belajar khusus, Saya hanya belajar otodidak dari YouTube. Dari hasil belajar itu, saya banyak berhasil melewati setiap seleksi hingga memenangi berbagai ajang kompetisi duta," ungkap putri pasangan Ayah Nahar Wibowo dan Ibu Etty Yuliartanti ini.
Hingga kini, berbagai gelar yang berhasil Rima raih adalah Duta Bahasa Nasional (2019), Duta Bahasa Provinsi Jawa Timur (2019), Putri Taruna Jawa Timur (2019), Putri Kampus UMM (2018), Wakil I Mbakyu Kota Malang (2017), Duta Mahasiswa Psikologi UMM (2017), Duta Mahasiwa Genre Putri Kota Malang (2016).
Sejauh ini, Rima menyebut bahwa sosok yang menginspirasinya untul terus berkarya adalah seniman kondang Maudy Ayunda. Menurutnya, Maudy merupakan sosok perempuan yang tak hanya cantik namun juga berprestasi baik itu dibidang akademik maupun non akademik. Untuk itu, Rima sendiri menempatkan Maudy sebagai sosok role model, yang prestasinya selalu ingin dia tiru.
"Dia perempuan yang bisa punya segudang prestasi. Dia bisa mengembangkan bakat tapi dia tidak lupa dengan pendidikannya bahkan bisa berprestasi di luar negeri dan tidak lupa sama negara asalnya," ujar gadis berpostur 165 cm tersebut.
Sementara itu, selain berpostur tinggi dan menguasai berbagai bahasa, Rima ternyata memiliki sejumlah bakat lain, yang membuatnya lolos berbagai ajang kompetisi duta. "Iya saya suka nyanyi. Bakatku sebenarnya adalah nyanyi sama menari," tutupnya.(asa/ary)



Selasa, 15 Okt 2019

Belajar Sabar dan Bijaksana

Selasa, 15 Okt 2019

Mengatasi Diri Sendiri

Senin, 14 Okt 2019

Fokus Pemberdayaan Perempuan

Loading...