MalangPost - Buru Pemasok Bahan Petasan

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :


Buru Pemasok Bahan Petasan

Selasa, 26 Mei 2020, Dibaca : 1584 Kali

MALANG – Unit Reskrim Polsek Ngajum terus mendalami kasus ledakan petasan di Dusun Umbulrejo, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum yang mengakibatkan Warno, 62, pemilik rumah tewas pada Minggu (24/5) lalu. Polisi menyelidiki siapa pemasok bahan untuk membuat petasan kepada korban.
“Sudah ada titik terang siapa yang mengirim bahan petasan pada korban. Tetapi kami masih mendalami dan menyelidiki keberadaannya,” ujar Kanitreskrim Polsek Ngajum Ipda Eka Yuliandri Aska kepada Malang Post Selasa (26/5).

   Baca juga : Petasan Meledak, Satu Orang Tewas


Mantan Kasubag Humas Polres Malang ini mengatakan, bahwa korban Warno tidak hanya sekali ini saja membuat petasan. Tahun sebelumnya saat Lebaran, korban juga membuat petasan di rumahnya. Petasan tersebut tidak untuk dijual kepada oranglain, melainkan digunakan sendiri.
Sekadar informasi, Minggu (24/5) siang terjadi ledakan cukup dahsyat di dalam rumah Warno. Ledakan ini terdengar hingga radius beberapa kilometer. Akibat keejadian itu, rumah Warno hancur. Begitu juga dengan rumah tetangga sekitarnya juga mengalami kerusakan.


Bahkan Warno, yang sedang meracik petasan juga mengalami luka parah karena ledakan tersebut. Dia sempat dilarikan ke RS Wava Husada untuk mendapatkan perawatan darurat. Hanya saja nyawa korban tidak terselamatkan.
“Setelah dinyatakan meninggal oleh tim dokter, jenazah korban disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan,” tandas Aska.


Polsek Ngajum yang menangani kasusnya, langsung memeriksa beberapa saksi. Polisi menemukan satu petunjuk tentang siapa penyuplai bahan petasan kepada Warno. Kapolsek Ngajum AKP Ainun Djariyah, anggotanya sudah bergerak untuk melakukan perburuan.
 “Tahapannya adalah penyelidikan, anggota masih melakukan pencarian terhadap sosok yang memasok serbuk mesiu kepada korban,” ujar Ainun kepada wartawan. Terkait penyebab ledakan diduga kuat serbuk mesiu terpapar panas, sehingga menyebabkan reaksi dan memicu ledakan seluruh bahan petasan.(fin/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Fino Yudistira