MalangPost - Bupati Sesalkan Wisatawan Tidak Pakai Masker

Kamis, 16 Juli 2020

  Mengikuti :

Bupati Sesalkan Wisatawan Tidak Pakai Masker

Senin, 01 Jun 2020, Dibaca : 1350 Kali

MALANG – Setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir, warga langsung mulai mendatangi tempat wisata. Salah satu yang menjadi jujugan adalah Pantai Tamban di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Senin (1/6). Sayangnya warga masih mengabaikan protocol kesehatan.


Menurut Lukito, salah satu warga kunjungan warga ke Pantai Tamban meningkat dari hari-hari sebelumnya. Terlebih selama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

“Hari ini  mulai pagi banyak warga berdatangan. Mungkin mereka sudah jenuh di rumah, sehingga begitu ada informasi New Normal, warga pun langsung datang,’’ ucapnya.
Ketika datang, wisawatan pun hanya duduk di tepi pantai. Mereka tidak bisa bermain air. Pasalnya kondisi cuaca masih tidak bersahabat. Selain angina kencang, gelombat laut juga masih tinggi.  


Bupati Malang Drs. H. M Sanusi yang meninjau Pantai Tamban usai memberikan bantuan kepada korban banjir di Balai Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing  Wetan mengaku sangat menyesalkan banyak wisata yang tidak memakai masker. Padahal sudah ada imbauan dan aturan harus memperhatikan protokol kesehatan.
“Tempat wisata boleh buka, tapi hanya 50 persen untuk kapasitas pengunjung. Pengunjung atau wisatawan juga harus menggunakan masker,’’ ungkapnya.
Sanusi mengatakan untuk New Normal, sebagai ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Malang adalah Dandim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad dan wakilnya Kapolres Malang AKBP Hendri Umar. “Di tingkat kecamatan juga demikian, ketuanya Danramil dan Wakilnya Kapolsek. Sehingga saat ada pelanggaran seperti ini, bisa ditindak,’’ ungkapnya.


Sanusi mengatakan, sanksi untuk warga yang tidak menggunakan masker adalah pertama teguran lisan. Tapi jika terus bandel mereka bisa dikenakan sanksi bekerja sosial dengan menggunakan rompi pelanggar New Normal sebagai efek jera.(ira/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Ira Ravika