Bima Siapkan Rotasi Lawan Mariana Utara

Jumat, 18 Oktober 2019

Selasa, 17 Sep 2019, dibaca : 567 , parijon, net

JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti akan menyiapkan rotasi sejumlah pemain jelang melawan Kepulauan Mariana Utara pada laga kedua Grup G kualifikasi Piala Asia U-16 2019, Rabu (18/9). Pada latihan yang digelar di Lapangan A Senayan, Bima Sakti membagi tim menjadi dua.
Pemain yang turun 90 menit saat menang 4-0 atas Filipina mendapatkan pelatihan tersendiri dengan intensitas yang tidak setinggi pemain yang lebih banyak duduk di bangku cadangan.
"Pasti kami akan melakukan beberapa rotasi karena ada yang main 90 menit. Pemain yang tidak diberi kesempatan main, kami agak sedikit tingkatkan intensitas latihannya. Sehingga besok kalau diberi kesempatan main mereka sudah siap," kata Bima Sakti usai latihan, Selasa (17/9).
Bima mengatakan selalu menekankan kepada para pemainnya untuk tidak anggap remeh lawan dan selalu tampil maksimal ketika diberikan kepercayaan main. Sebab, tim hanya punya waktu satu hari ini pemulihan sebelum kembali bermain menghadapi lawan berbeda selama fase grup.
Berdasarkan evaluasi usai laga melawan Filipina, penekanan menu latihan ada pada penyelesaian akhir. Dari banyaknya peluang yang diciptakan Timnas Indonesia U-16, hanya empat yang mampu dikonversikan menjadi gol.
"Makanya tadi di akhir latihan ada sesi shooting ke gawang karena beberapa kali kita punya peluang tapi tidak kami maksimalkan. Tadi juga disampaikan setiap ada peluang harus bisa bikin gol, karena gol ini sangat penting," kata pelatih asal Balikpapan itu.
"Kemarin sempat kejadian saat turnamen di Myanmar kami hanya kalah selisih gol dari Korea Selatan dan akhirnya mereka yang juara, kami kedua," jelas Bima Sakti yang merupakan mantan asisten pelatih Timnas Indonesia era Luis Milla itu.
Di akhir latihan, Bima Sakti juga memanggil empat pemainnya yang menjadi pilar saat menghadapi Filipina; Alfin Farhan Lestaluhu, Marselino Ferdinan, Ahmad Athallah Araihan dan Muhammad Valeroen. Pemanggilan itu disebut Bima untuk memberikan masukan dan menanyakan apa yang terjadi kepada mereka sehingga banyak peluang yang terbuang.
"Seperti Alfin di babak pertama dia main tidak lepas, sedikit grogi, saya tanya kenapa? Ya ini mereka baru pertama main di publik sendiri bahkan penonton sampai tiga ribu. Kemudian Marselino, kemarin ada beberapa taktik sepak pojok tapi dia malah shooting ke gawang harusnya crossing ke striker," katanya.
"Athallah kemarin juga ada satu peluang, tidak boleh egois. Jadi harus tahu kapan harus egois kapan harus passing ke teman yang punya peluang bikin gol lebih besar. Kalau Valeroen dia harus lebih enjoy lagi karena kemarin orang tuanya nonton mungkin ada sedikit beban jadi mungkin ke depan harus bisa lebih enjoy lagi," jelas Bima Sakti.
Bima sadar, ekspektasi publik kepada Timnas Indonesia U-16 cukup besar untuk bisa memenangkan setiap laga di fase grup kualifikasi Piala Asia U-16 2019. Meski begitu, Bima meminta kepada pemainnya supaya tidak boleh terbawa beban untuk mencetak gol.
"Kita harus bermain dengan skema kita, ala Indonesia. Harus sabar, harus fokus semuanya dan saya juga berharap pemain tidak terlalu dipuji berlebihan karena belum apa-apa. Dan jangan pernah sombong, karena mereka prosesnya harus lebih baik," tutupnya.(cnn/jon)



Rabu, 16 Okt 2019

Tunggu Gol Salah

Selasa, 15 Okt 2019

Timnas Makin Terpuruk

Loading...