Bikin Bahagia dengan Masakan | Malang Post

Minggu, 08 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Rabu, 20 Nov 2019, dibaca : 165 , Vandri, Amanda

FINALIS Mbakyu Kota Malang 2019 ini tetap memasak di tengah kesibukannya. Itu karena Andya, sapaan akrab Andya Ranithanya hobi memasak. Informasi  bahan masakan diperoleh dari berbagai sumber. Ia sangat menikmati hobi memasak karena ingin bahagiakan  orang di sekitarnya.
“Belajar masak diajarin sama mama. Apalagi, mama juga punya usaha di bidang kuliner. Kadang ikut bantu-bantu juga,” terang mahasiswi Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya (UB) ini.  
Andya menceritakan, di sela-sela waktu luangnya, ia kerap membuat dessert. Seperti kue kering, roti gulung, kue unyil dan lainnya. “Kue-kue ini dijual di Bogor. Kadang masak untuk lamaran dan nikahan juga,” lanjut perempuan berambut panjang ini.
Menurutnya membuat dessert sangat seru. Bahkan, secara tidak langsung, hal tersebut sebagai salah satu cara Andya untuk refresh pikiran. “Ketika membentuk kue, membuat warna-warni serta membuat hiasan dessert itu seru banget. Selain itu, cari ide-ide baru untuk sumber inspirasi bahan kue untuk diolah juga bikin penasaran dan pengen langsung dieksekusi,” lanjut Andya sambil terkekeh.
Selama ini, ia  kerap mencari inspirasi memasak dari media sosial. Mulai dari Instagram, YouTube hingga Google. “Terkadang, bahan yang ada saya olah lagi sesuai selera. Kalau berhasil, rasanya memiliki kebanggaan tersendiri,” ujar perempuan yang tinggal di Jalan Bendungan Sigura-Gura itu.
Putri Brawijaya 2018 ini menambahkan, tidak menutup kemungkinan ia akan membuka bisnis kuliner di Malang. Namun, bukan dessert. “Kalau di Malang keterbatasan di alat pemanggang. Rencananya, awal tahun depan, malah ingin bikin sushi dan dijual di sini,” katanya.
Andya menambahkan, selain menjadi dokter gigi, dirinya juga ingin membuka bisnis kuliner besar, seperti ibunya. “Ingin banget bikin restoran. Senang aja kalau membuat orang senang dengan masakan saya dan makan dengan lahap,” ujar perempuan yang juga ingin memiliki klinik gigi dan co-working space ini.
Selain hobi masak, perempuan berusia 21 tahun itu juga tertarik kegiatan modelling. Sebab, hal tersebut mampu membuatnya semakin percaya diri. “Serta, bisa membuat saya belajar mencintai diri sendiri. Kebanyakan, model memiliki karakter masing-masing dan unik,” kata dia.
Untuk menjadi seorang model, Andya mengaku harus menjaga stamina dan postur tubuh agar tetap proporsional. “Jadi, harus bisa jaga pola makan dan juga olahraga. Biasanya olahraga satu minggu tiga kali,” pungkasnya. (tea/van)



Sabtu, 07 Des 2019

Jalani Hobi yang Dibayar

Jumat, 06 Des 2019

Mudah Beradaptasi

Kamis, 05 Des 2019

Kelola Dua Bisnis di Kepanjen

Loading...