MalangPost - Bersama Rakyat Cegah Covid-19

Kamis, 16 Juli 2020

  Mengikuti :

Bersama Rakyat Cegah Covid-19

Selasa, 31 Mar 2020, Dibaca : 7641 Kali

MALANG - DPRD Kota Malang berperan penting dalam mewujudkan pergesaran anggaran untuk penanggulangan wabah pandemi virus corona (Covid-19) di Kota Malang. DPRD Kota Malang berusaha menelaah kembali anggaran yang dapat disisihkan untuk tambahan anggaran penanggulangan Covid-19.

 Baca juga :

Utamakan APD Dokter dan Perawat

Geser Anggaran Infrastruktur untuk Lawan Corona


Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menjelaskan, sinergi sesuai dengan fungsi DPRD Kota Malang dalam penganggaran ini menjadi sangat vital. Setelah wabah virus Corona masuk ke Kota Malang, DPRD Kota Malang menilik anggaran untuk dapat digeser untuk kepentingan yang lebih besar.
“Hasilnya, kami sudah menyepakati penjabaran pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kota Malang,” kata I Made Riandiana Kartika.

 Baca juga :

Evaluasi PAD, Imbas Covid-19

Perhatikan Dampak Sosial Masyarakat


Beberapa penggeseran anggaran yang ditelaah DPRD Kota Malang kurang lebih sepekan lalu, menurutnya ada di beberapa aspek anggaran perangkat daerah. Utamanya yang memiliki pagu anggaran besar dan masih berpotensi digeser, seperti anggaran Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang. Anggaran pada OPD  ini dinilai masih bisa disisihkan utamanya pada anggaran proyek yang memiliki selisih nilai pagu dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Termasuk meminta menggeser anggaran MCC (Malang Creative Center) Rp 120 miliar yang juga menjadi pembahasan eksekutif dan legislatif.
“Kami minta benar-benar ini diperhatikan. Teman-teman komisi juga bekerja keras melihat benar apa-apa saja anggaran yang bisa digeser dan dimaksimalkan untuk penanggulangan wabah Covid-19 ini,” ungkap Made di Balai Kota Malang.


Di tengah kondisi darurat wabah Covid-19 ini, DPRD Kota Malang memiliki tanggungjawab meloloskan anggaran yang bisa digunakan untuk penanggulangan dan pencegahan wabah yang sudah menjadi pandemi global ini. Menggerser anggaran yang bisa ditunda untuk dimaksimalkan pada penanganan Covid-19 Kota Malang.
Kebijakan Pemkot Malang harus sesuai dengan imbauan pemerintah pusat menjadi kebijakan DPRD Kota Malang pula untuk mendukung semua program ini.
“Sempat ada beda dan miss komunikasi saat bahas penganggaran ini, tetapi akhirnya semua bisa direalisasikan. Realokasi anggaran kita sinergikan bersama untuk kepentingan bersama memerangi virus corona,” tegas pria asal Pulau Dewata ini.


Secara teliti DPRD Kota Malang meyetujui adanya pergeseran anggaran. Inilah mengapa dalam pekan ini atau beberapa hari kedepan anggaran bisa dicairkan untuk segera digunakan untuk menangani Covid-19 Kota Malang.
Tentu pelaksanaannya akan memiliki pengawasan ketat dari anggota DPRD Kota Malang. Setiap anggota dewan mewakili Dapilnya masing-masing juga diinstruksikan mengawasi di wilayahnya. Menampung setiap keluh kesah berkaitan dengan situasi ini.
“Termasuk nanti untuk pencairan bantuan sosial warga terdampak juga kita awasi. Juga penanganan dan fasilitas kesehatan dimasing-masing wilayah. Menjadi laporan setiap hari dan masukan ke eksekutif. 25 jam kita akan bekerja bersama,” tandasnya.


Ini juga yang menjadikan HUT ke-106 Kota Malang lebih bermakna. Pasalnya wabah virus corona membuat seluruh komponen bersatu.
“Dirgahayu ke-106 tahun  Kota Malang. Kita semua bisa memerangi dan mengalahkan virus corona bersama-sama dengan semua komponen masyarakat,” pungkasnya. (ica/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Francisca Angelina