Arema FC Bakal Mengungsi dari Kanjuruhan | Malang Post

Sabtu, 16 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 04 Nov 2019, dibaca : 25995 , parijon, stenly

MALANG – Arema FC harus siap-siap mengungsi untuk musim kompetisi 2020 mendatang. Pasalnya, wacana bakal mengajukan Stadion Kanjuruhan Kepanjen sebagai venue Piala Dunia 2021, diseriusi oleh Pemkab Malang. Bahkan, Sekretaris Dispora Kabupaten Malang yang juga Ketua Panpel Arema, Abdul Haris sudah memiliki gambaran anggaran untuk renovasi stadion tersebut.
“Kalau memang bupati sudah oke (renovasi dan anggarannya) ya sudah, tinggal mengajukan ke gubernur,” ujar Sekretaris Dispora Kabupaten Malang, Abdul Haris.
Menurut dia, sejatinya sejak Mei lalu, pihaknya sudah diminta untuk menyiapkan renovasi Stadion Kanjuruhan. Dalam hal ini, renovasi akan dilakukan untuk penambahan atap agar stadion menjadi tertutup.
“Nanti ada atap mengelilingi tribun. Ini sudah ada desain dan kami sudah menyiapkan sejak Mei lalu,” papar Haris.
Menurutnya, dia sudah menyiapkan proposal anggaran dengan budget mencapai Rp 124 miliar untuk pembangunan atap stadion itu. Wacana itu berkembang, setelah sebelumnya Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak menyampaikan mengenai pembangunan kanopi stadion.
Haris pun sudah menyiapkan contoh-contoh atas stadion seperti di Gelora Bung Tomo, Stadion Pakansari hingga Stadion Barombong di Makassar.
“Tetapi, yang kami siapkan masih renovasi atap saja. Kalau memang gubernur sudah menyatakan untuk venue Piala Dunia 2021, ya tinggal mengatur anggaran single seat-nya,” terangnya.
Dia yakin, bila Pemprov pun memiliki keinginan tersebut, bakal lebih mudah untuk diwujudkan. Apalagi, bila tujuannya untuk even internasional. “Kalau serius tentu kami segera konsulstasi (untuk renovasi),” tambah dia.
Sementara itu, dia menyebutkan, untuk renovasi tahun depan, membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan. Secara otomatis, ketika renovasi dimulai, stadion tersebut tidak bisa digunakan untuk penyelenggaraan pertandingan yang membuat tim Singo Edan bakal mengungsi.
“Kalo jadi dipugar atau direnovasi, ya siap mengungsi. Tidak masalah,” beber General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Ia mengatakan, siap mendukung Stadion Kanjuruhan bila memang bakal diajukan untuk venue Piala Dunia, menggantikan Stadion GBT.
“Namun kan ada syaratnya memang, stadion harus tertutup (beratap), single seat dan akses jalan mendukung. Dalam hal ini dekat dengan exit tol,” tuturnya.
Lantas, masih ada pula penunjang lain, seperti tempat latihan. Hal itu yang membuat Bali berbenah dengan Stadion I Wayan Dipta-nya. “Bali juga sedang menyiapkan lapangan yang memadai untuk dipilih menjadi venue Piala Dunia,” tambah dia.
Ruddy menyampaikan, bila semua syarat sudah terpenuhi, tentu saja ia senang seandainya Malang dengan Stadion Kanjuruhan-nya bakal terpilih. “Kalaupun tidak, minimal nanti Stadion Kanjuruhan juga tidak kalah (layak untuk menggelar laga Piala Dunia.red),” tandasnya. (ley/jon)



Kamis, 14 Nov 2019

Mugiono: Saya Ini Dijebak

Kamis, 14 Nov 2019

Temukan Passionmu

Loading...