Warung Pak Maning dan Pondok Desa Terbakar | Malang Post

Senin, 16 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 17 Okt 2019, dibaca : 1812 , halim, fino

PADAMKAN: Petugas Damkar Kota Malang saat memadamkan api di Warung Ayam Goreng Pak Maning. Selain itu, ada kebakaran di Pondok Desa MOG kemarin siang.

MALANG – Dalam waktu sehari, dua warung makan mengalami kebakaran di Kota Malang. Kemarin, Warung Ayam Goreng Pak Maning dan Pondok Desa MOG, mengepulkan asap tebal. Peristiwa pertama, terjadi di Warung Ayam Goreng Pak Maning Jalan LA Sucipto Kelurahan Pandanwangi Blimbing Kota Malang.
“Kami menerima laporan kebakaran di Ayam Goreng Pak Maning pukul 08.30. Kami langsung meluncur ke TKP,” ungkap Kepala Damkar Kota Malang, Anton Vera kepada Malang Post, Kamis sore. Setelah tiba di lokasi, petugas Damkar disambut dengan asap tebal yang mengepul dari arah dapur warung.
Begitu petugas Damkar Kota Malang masuk ke dalam rumah makan, api terlihat muncul dari sebuah tabung gas LPG 12 kilogram berwarna biru. Anton menyebut bahwa tabung gas LPG 12 kilogram tersebut bocor, dan terpantik api. Sehingga saat petugas datang, api masih sempat menyala-nyala dari tabung ini.
“Setibanya di lokasi, kami pakai baju anti api, mengevakuasi tabung gas tersebut keluar, dan menggunakan alat pemadam kebakaran ringan untuk memadamkannya,” jelas Anton. Petugas Damkar Kota Malang, mengerahkan 20 personel dan empat mobil damkar sebagai langkah antisipasi.
Dalam waktu 10 menit, sumber api berhasil dijinakkan, dan petugas kembali ke markas. Namun, selang enam jam kemudian, asap mengepul dari Pondok Desa Mall Olympic Garden Jalan Kawi Kota Malang. Pukul 14.20, asap tersebut muncul dan membumbung di sekitar area masuk belakang MOG.
Kontan saja, asap ini menarik perhatian dan membuat panik para pengunjung maupun pejalan kaki di sekitar MOG. Dari pantauan Malang Post di lapangan, asap berasal dari dalam cerobong asap di atas warung Pondok Desa yang berada di bagian belakang MOG. Namun, dalam waktu singkat, sumber asap dari dalam warung, langsung disemprot dengan alat pemadam kebakaran ringan.
Sehingga, sekitar pukul 14.23, sudah tak ada asap lagi. Dari pantauan Malang Post, sampai pukul 14.27, tidak ada lagi asap yang muncul. Belum diketahui apa penyebab asap tebal ini. Anton Vera menyebut bahwa pihaknya sudah menerima informasi itu. Tapi, pihak pengelola Pondok Desa tidak melaporkan kejadian ini kepada Damkar Kota Malang.
“Info masuk, tapi sangat cepat padam, lagipula pihak Pondok Desa tidak melaporkan kejadian ini kepada kami,” tutup Anton.(fin/lim)



Senin, 16 Des 2019

Tawaf Terbalik

Loading...