MalangPost - Terminal Mulai Arjosari Beroperasi

Kamis, 16 Juli 2020

  Mengikuti :

Terminal Mulai Arjosari Beroperasi

Senin, 01 Jun 2020, Dibaca : 2874 Kali

MALANG – Kabar gembira usainya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya, Dinas Perhubungan Kota Malang mulai membuka transportasi umum di terminal. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Handi Priyanto, Senin (1/6), lalu.
“PSBB berakhir dan saat ini mulai masa transisi menuju New Normal. Sehingga terminal boleh buka baik itu Terminal tipe A maupun Terminal Tipe B,” kata Handi, sapaan akrabnya.


Dia menambahkan, bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi  (AKDP) sudah beroperasi mulai, Senin (1/6).
“Meskipun sudah beroperasi namun tetap ada peraturan physical distancing sesuai dengan Permenhub. Sehingga ada Protap yang harus dipatuhi jika ingin beroperasi,” imbuhnya.


Peraturan physical distancing itu mencakup pengisian tempat duduk maksimal harus 50 persen, penyemprotan disinfektan sebelum beroperasi hingga persyaratan rapid test atau Surat Izin Keluar/Masuk (SKIM) jika angkutan tersebut menuju ke Jakarta.
“Jadi selain armada bus, angkutan dalam kota masih diberlakukan jaga jarak, physical distancing di angkot. Karena New Normal ini bukan kita normal kembali seperti dulu, tapi normal dengan tatanan yang baru bukan berarti dibebaskan tapi meninggalkan protokol Covid-19,” ujarnya.


Pantauan Malang Post, Senin (1/6) pukul 11.00 WIB di Terminal Arjosari Kota Malang, sebelumnya di masa PSBB pintu keluar dan pintu masuk Terminal Arjosari ditutup. Sekarang sudah dibuka dan ada beberapa bus mulai sudah beroperasi.
Meskipun sudah beroperasi namun armada bus AKDP belum nampak terlihat dikarenakan PSBB Surabaya Raya yang masih berlangsung hingga saat ini.


Sementara itu, Kepala Koordinator Terminal Arjosari Tipe A Kota Malang Hadi Supeno mengatakan, hingga saat ini angkutan umum AKAP di Terminal Arjosari sudah ada yang beroperasi. Tetapi hanya sebagian dari PO yang membuka layanan, biasanya untuk jurusan ke Jakarta.
"Hanya bus AKAB yang beroperasi, sedangkan bus Antar Kota dalam Provinsi  masih belum karena adanya PSBB Surabaya. Namun walaupun diijinkan beroperasi rata-rata penumpang yang diangkut bus AKAP masih sedikit,” ujarnya.


Lanjut Hadi, meski telah diizinkan untuk beroperasi kembali, aturan protokol kesehatan tetap diterapkan seperti persyaratan dengan membawa penumpang maksimal separo dari kapasitas bus dan penerapan physical distancing.
"Jadi selain persyaratan physical distancing, penumpang juga harus mentaati peraturan ketat. Beberapa diantaranya seperti memakai masker selama perjalanan, membawa surat keterangan sehat terbebas dari Covid-19, dan mengisi form alamat tujuan bepergian," pungkasnya. (mp4/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Agiem Cristian