MalangPost - Tak Sekadar Hobi Bersepeda, Kuatnya Kebersamaan Eagle Cycling Club

Senin, 06 Juli 2020

  Mengikuti :


Tak Sekadar Hobi Bersepeda, Kuatnya Kebersamaan Eagle Cycling Club

Sabtu, 08 Feb 2020, Dibaca : 7149 Kali

KEBERSAMAAN jadi kekuatan Eagle Cycling Club. Anggota klub sepeda warga Green Pakis Regency ini berkeliling di Malang Raya. Tidak hanya menempuh rute perkotaan saja, tapi juga bersepeda di berbagai jalur menantang.
“Kami pernah bersepeda ke Coban Jahe dan Coban Pelangi. Itu cukup menantang bagi kami karena semua jalannya menanjak,’’kata Koordinator Eagle Cycling Club, Sumantono.
Klub sepeda ini berawal karena hobi yang sama. Setiap Sabtu dan Minggu selalu bersepeda. Domisilinya pun dalam satu kawasan.  “Suatu ketika kami sedang kumpul. Saat itu ada obrolan tentang bersepeda. Warga antusias  karena hobi yang sama. Sehingga munculah gagasan  mendirikan klub sepeda. Warga setuju,’’ kata  Sumantono.
Semula klub ini tidak memiliki nama. Namun aktivitas bersepeda secara bersama-sama rutin digelar. Contohnya mereka gowes ke  Coban Jahe di wilayah Jabung. Hingga kini mereka mengusung spirit yang sama. Yakni kebersamaan.
“Disini tidak mencari menang-menangan, atau siapa paling kuat bersepeda. Tapi lebih pada kebersamaan. Kami tidak masalah, meskipun harus berhenti atau berisitirahat lama, karena kondisi salah satu anggota yang kelelahan karena bersepeda,’’ jelas purnawirawan TNI AU Lanud Abd Saleh itu.
Kebersamaan ini tidak hanya terlihat saat para anggota klub bersepeda. Tapi sejak menentukan rute dilakukan bersama. Menurut Sumantono, aktivitas bersepeda bareng dalam klub tersebut  dilakukan setiap hari Sabtu atau Minggu atau saat hari libur. Untuk menentukan rute yang akan dilewati, mereka  merencanakan beberapa hari sebelumnya. “Karena anggotanya banyak, jadi semuanya harus sepakat,’’ katanya.
Tidak hanya memupuk kebersamaan antara anggota klub. Di Eagle Cycling Club, para anggotanya bisa saling sharing. Terutama ketika membutuhkan peralatan dan aksesoris. Mereka pasti saling berbagi informasi.
Sumantono mengatakan, bersepeda tidak hanya olahraga. Tapi sudah menjadi gaya hidup.  Karena melalui bersepeda, para anggota klub ini tidak hanya merasakan bugar serta sehat. Melainkan juga memperkuat persaudaraan.
 “Tidak semua rute yang kami tempuh jauh. Kadang kami juga menempuh rute kota-kota, keliling Kota Malang. Tentu saja tidak hanya melewati jalan beraspal, tapi juga jalan-jalan kampung,” terang Sumantono.  
Setelah menaklukkan rute,  anggota klub ini makan bersama. Mereka akan mencari warung-warung kecil dengan masakan atau menu yang tidak biasa kemudian menyantap bareng-bareng.
 “Awal kami berdiri hanya lima orang. Sekarang sudah 18 orang. Klub ini tidak ada Batasan. Siapa saja boleh ikut. Karena prinsipnya, selain hobi yang sama, menjunjung tinggi kebersamaan. Moto kami adalah ‘Satu Jiwa Satu Kaki,’’ pungkasnya. (ira/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Ira Ravika