Saatnya Buktikan KetajamanAhmad Nur Hardianto | Malang Post

Minggu, 08 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Rabu, 20 Nov 2019, dibaca : 540 , Febri, Fino

MALANG - Ahmad Nur Hardianto mendapatkan kesempatan membuktikan diri sebagai striker muda calon penghuni timnas. Panggung pembuktian itu, salah satuny pertandingan Arema FC kontra Persija Jakarta. Nur Hardianto menjadi tumpan karena minimnya posisi striker murni Singo Edan.
“Kami terus memantau terus Hardianto sebagai striker tunggal,” ujar Milomir Seslija, pelatih Arema FC, kepada Malang Post.
Setelah Dedik Setiawan cidera dan absennya Sylvano Comvalius ke Belanda, Hardianto mendapatkan peluang membuktikan kualitas serta performanya.
Karena itu, mantan pemain Kuala Lumpur FA tersebut menegaskan Hardianto mendapatkan kesempatan menunjukkan diri. Pelatih asal Bosnia ini menyebut Hardianto harus bisa melebihi batas potensinya, dan menggali lebih dalam bakatnya sebagai striker murni.
“Kami masih memiliki empat hari untuk memantau kondisi Hardianto,” ujar Milo. Ahmad Nur Hardianto, telah mengoleksi tiga gol bersama Arema di Liga 1 Indonesia. Dia bermain 11 kali, dengan capaian 494 minute play. Dia enam kali menjadi starter, lima kali menjadi pemain subtitusi, serta 13 kali masuk bangku cadangan.
Musim lalu, Hardianto mendapatkan 592 minute play, dengan catatan 15 kali main, tiga kali menjadi starter dan 12 kali sebagai pemain pengganti. Dia mampu mencetak gol sepanjang musim 2018. Milo yang pernah membesut Madura United ini cukup bisa bernapas lega bila berbicara soal lini depan.
Meski tanpa Dedik maupun Comvalius, Arema diperkuat banyak striker tajam meski bukan penyerang murni. Selain Hardianto yang berposisi sebagai ujung tombak, ada beberapa nama, yaitu Rivaldi Bawuo, Dendi Santoso hingga Nasir yang bisa mengisi barisan depan tim pujaan Aremania.
Pelatih pemegang lisensi UEFA Pro itu mengatakan akan ada banyak upaya kombinasi lini depan untuk mencari cara bermain menyerang paling efektif dalam mencetak gol. “Mungkin akan ada satu-dua kombinasi dalam penyerangan, karena perlu ada solusi bagi lini depan,” tambah Milo. (fin/feb)



Minggu, 08 Des 2019

Kades Takut Kelola DD dan ADD

Loading...