PSBB di Kabupaten Malang, Warga Keluyuran saat Jam Malam

Rabu, 03 Juni 2020

  Mengikuti :


PSBB di Kabupaten Malang, Warga Keluyuran saat Jam Malam

Jumat, 22 Mei 2020, Dibaca : 1989 Kali

MALANG - Keluyuran malam merupakan salah satu  jenis pelanggaran yang mendominasi di wilayah Kabupaten Malang. Kondisi ini mengkhawatirkan. Karena itu, warga diminta di rumah saja kala malam hari.  


Berdasarkan data Satpol PP Kabupaten Malang, sudah puluhan warga di lima kecamatan yang diwajibkan buat surat pernyataan tak berkeliaran malam hari. Rabu (20/5) malam, terdapat 40 warga yang wajib buat surat pernyataan. Mereka kedapatan keluyuran malam di
Kepanjen, Karangploso dan Singosari.  Sedangkan Selasa (19/5) malam, 23 orang di Karangploso, Dau, Lawang dan  Kepanjen.  
“Banyak juga warung makan yang tetap buka di jam 21.00. Ini juga kami tindak,’’ kata Sekretaris Satpol PP Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang.


Ia menyesalkan warga yang belum taat. Padahal sebelum PSBB digelar, pihaknya terus melakukan sosialisasi Perbup no 16 tahun 2020 tentang Pedoman PSBB di Kabupaten Malang.
Namun demikian, mantan Camat Pakis ini mengatakan pihaknya tidak akan memberikan toleransi. Jika dikemudian hari, ada warga yang masih bandel  atau keluyuran malam, mereka tidak hanya dimintai identitasnya, dan menulis surat pernyataan saja. Tapi juga di-rapid test.  “Untuk rapid test kami berkoodrniasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang,’’ tambahnya.


Sementara itu menurut catatan Satpol PP Kota Malang kurag lebih 200   teguran sudah dilayangkan sejak PSBB diberlakukan.  Kepala Satpol PP Kota Malang Drs M Priyadi menjelaskan di masa tiga hari sosialisasi saja, tercatat 153 pelanggaran.
Pelanggaran masih ditemukan, kebanyakan datang dari pelaku usaha sepeti toko-toko kecil yang berada di pemukiman padat. Tidak hanya itu warga pun juga mendapat teguran keras.
Menurut pantauan Malang Post pun warga masih ada yang berkelaran di atas jam pembatasan sosial yakni di atas pukul 21.00 WIB. Beberapa konter HP kecil dan pedagang toko kelontong juga terlihat masih buka lebih dari pukul 21.00 WIB. Ini tampak di sepanjang kawasan Kelurahan Bumiayu dan Kedungkandang.  

Kelabui Petugas Lagi, Toko Pakaian Disegel
Di Kota Batu, Tim Cipkon melakukna tindakan tegas dengan menyegel satu toko di Jalan Gajah Mada, Kamis (21/5). Yakni toko Cabang Bandung Supermodel.  
Toko busana kamuflase tersebut disegel Tim Cipkon karena masih saja beroperasi. Setelah sebelumnya pada Rabu (20/5) lalu toko tersebut mengelabui petugas dengan menjual bahan pokok. Padahal izin usahanya menjual pakaian sehingga harus ditutup.


Kemarin masih saja nekat beroperasi dengan kembali mengelabui petugas. Caranya menutup pintu ruko saat petugas Tim Cipkon melakukan patroli.
Tapi petugas tak mau dibodohi begitu saja, pasalnya petugas melihat banyak motor berjejer. Selain itu nampak orang keluar masuk dengan membawa barang belanjaan dari toko. Melihat hal tersebut petugas langsung menyegel toko tersebut.


Plt Kasatpol PP Kota Batu, M. Nur Adhim mengatakan bahwa pihaknya dengan tegas menyegel tempat usaha yang masih nekat beroperasi. Padahal sebelumnya telah dieperingatkan oleh Tim Cipkon.
Adhim menambahkan, selama Kamis (21/5) telah menutup 17 tokok non sembako dan satu toko disegel. Sedangkan sejak dilaksanakan PSBB mulai 17 Mei, Satpol PP bersama TNI dan Polri telah memberikan 112 surat peringatan bagi pelaku usaha yang melanggar ketentuan Perwali Kota Batu Nomor 48 Tahun 2020 tentang PSBB.


 Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso mengatakan bahwa selama lima hari ini ia mengakui masyarakat Kota Batu sudah sangat tertib. Meski masih ada saja pelanggaran. Hal itu nampak di beberapa titik seperti Posko Mudik, toko nom sembako masih buka, dan Pasar Batu. (ira/ica/eri/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Redaksi